Menu ✖

Dark Mode
Kirim 505 Sekolah Terbanyak, Jatim Disabet Penghargaan ImagiNation 2026 dan Dipuji Gubernur Khofifah Siapkan Rp600 Miliar Mulai 2027, Gubernur Khofifah Tekankan Efisiensi Budget Pilgub Jatim Gubernur Khofifah Puji Keberanian Pesepeda Ride for Palestine Bawa Pesan Perdamaian ke Jakarta Gubernur Khofifah Sediakan Pangan Murah di Desa Jatiadi demi Jaga Daya Beli Warga Hasil Misi Dagang Makassar Rp5,693 Triliun, Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Tumbuh Bersama Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemprov dan BAZNAS dalam Program Rutilahu

Sosial & Budaya

Kemendikdasmen Percepat Wajib 1 Tahun PAUD Lewat Kolaborasi Mitra Pendidikan

badge-check


Kemendikdasmen Percepat Wajib 1 Tahun PAUD Lewat Kolaborasi Mitra Pendidikan Perbesar

Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat kolaborasi lintas elemen bangsa untuk mewujudkan pendidikan bermutu bagi seluruh anak Indonesia. Upaya ini sejalan dengan Asta Cita Presiden RI, khususnya dalam mewujudkan sistem pendidikan nasional yang inklusif, merata, serta menyiapkan generasi unggul berkarakter.

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUD Dasmen) menjadi motor penggerak percepatan program prioritas tersebut. Sejak awal 2025, Ditjen PAUD Dasmen aktif menggandeng mitra pendidikan, mulai dari organisasi masyarakat, lembaga keagamaan, hingga mitra internasional.

Mitra strategis yang terlibat antara lain LP Ma’arif NU, PP Muhammadiyah, PP Aisyiyah, Majelis Pendidikan Kristen Indonesia (MPKI), Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK), Badan Koordinasi Pendidikan Buddhis Indonesia, UNICEF, INOVASI, hingga Save the Children.

“Ditjen PAUD Dasmen senantiasa terbuka atas partisipasi seluruh mitra pendidikan untuk mempercepat implementasi program prioritas. Hanya dengan gotong royong, pendidikan bermutu untuk semua bisa benar-benar terwujud,” tegas Direktur Jenderal PAUD Dasmen, Gogot Suharwoto, dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (19/8/2025).

Komitmen kolaborasi ini diwujudkan dengan lahirnya Rencana Tindak Lanjut (RTL) bersama yang disepakati pada Juni 2025. Salah satu terobosan penting adalah implementasi program Wajib Belajar 1 Tahun Pra Sekolah (PAUD) yang diusung Muslimat NU, PP Aisyiyah, MPKI, dan Badan Koordinasi Pendidikan Buddhis Indonesia.

Program ini sekaligus menjadi realisasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 yang menekankan perluasan akses PAUD sebagai fondasi wajib belajar 13 tahun. Inisiatif lain yang berjalan antara lain promosi transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, pelatihan koding dan kecerdasan artifisial bagi sekolah penerima BOSP Kinerja, hingga pengembangan lingkungan belajar aman, nyaman, dan menggembirakan oleh UNICEF, INOVASI, serta Save the Children.

Sebagai tindak lanjut, Kemendikdasmen melalui Ditjen PAUD Dasmen akan menandatangani Nota Kesepahaman (NK) dengan para mitra pendidikan terkait layanan pendidikan bermutu. Mitra juga akan mendapat bimbingan teknis dari direktorat teknis agar implementasi program prioritas berjalan efektif dan berkelanjutan.

Upaya ini mempertegas tekad Kemendikdasmen menghadirkan pendidikan inklusif, berkarakter, dan berdaya saing global sesuai visi Asta Cita Presiden RI. Dengan semangat gotong royong, pendidikan Indonesia diharapkan semakin merata, modern, dan mampu mencetak generasi emas yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Baca Lainnya

Kirim 505 Sekolah Terbanyak, Jatim Disabet Penghargaan ImagiNation 2026 dan Dipuji Gubernur Khofifah

6 November 2026 - 10:54 WIB

Gubernur Khofifah Puji Keberanian Pesepeda Ride for Palestine Bawa Pesan Perdamaian ke Jakarta

6 November 2026 - 02:52 WIB

Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemprov dan BAZNAS dalam Program Rutilahu

4 November 2026 - 08:23 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya