Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Sebut Militansi dan Kekuatan Organisasi Muslimat NU Menjadi Modal Besar Hadirkan Kemaslahatan bagi Umat dan Bangsa Hadiri Peluncuran B50 Bersama Presiden Prabowo, Gubernur Khofifah Pastikan Jawa Timur Siap Menjadi Penggerak Transisi Energi Nasional Gubernur Khofifah Sebut Open House Sekolah Rakyat Jadi Sarana Edukasi Orang Tua dan Penguatan Kepercayaan terhadap Program Ponpes Bumi Damai Al-Muhibbin Resmi Luncurkan SIPT, Satgas Anti Perundungan, dan Balitbang sebagai Motor Transformasi Pesantren Dipimpin Gubernur Khofifah, Misi Dagang Jatim–Riau Catat Rekor Transaksi Rp1,06 Triliun dan Perkuat Rantai Pasok Nasional Bertemu Alumni UNAIR di Pekanbaru, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Sinergi, Berbagi Praktik Baik, dan Bangun Inovasi Lintas Daerah

Daerah

Dari Maulid Nabi di Kediaman Jemursari, Gubernur Khofifah Gagas Kajian Spiritual Bulanan ASN Pemprov Jatim

badge-check


Dari Maulid Nabi di Kediaman Jemursari, Gubernur Khofifah Gagas Kajian Spiritual Bulanan ASN Pemprov Jatim Perbesar

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyelenggarakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul ke-11 almarhum Dr. H. Indar Parawansa di kediamannya, Jemursari, Surabaya, Sabtu (6/9). Acara ini menghadirkan ulama kharismatik dunia, Syeikh Prof. Dr. Muhammad Fadhil Al-Jailani, pentahkik tafsir Al Jailani yang juga  memberikan tauziyah dan doa bagi masyarakat Jawa Timur.

Khofifah menjelaskan, acara peringatan Maulid Nabi SAW tahun ini dilaksanakan di rumah pribadinya karena hall Gedung Negara Grahadi masih dalam proses  pengamanan pasca-insiden kerusuhan dan pembakaran saat demonstrasi pada Sabtu (30/8) lalu.

“Belum memungkinkan diselenggarakan di dalam Gedung Negara Grahadi karena masih cukup banyak tim pengamanan. Maka saya undang perangkat daerah mengikuti Maulid Nabi SAW  ke sini sekaligus memperingati haul almarhum suami saya, Indar Parawansa,” ujar Khofifah.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Surat Yasin dan tahlil untuk almarhum Dr. H. Indar Parawansa yang dipandu KH Abdul Hamid Abdullah, Imam Besar Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. Dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an Surat Al Ahzab ayat 21–22 oleh Fathir Zulfiyan Alfi, Qori terbaik MTQ Ke-30 Provinsi Jatim 2023 di Pasuruan.

Kemudian acara diiringi pembacaan Dziba dan Mahalul Qiyam oleh grup hadrah Ikromul Muhibbin, sebelum tausiyah disampaikan oleh Syeikh Prof. Dr. Muhammad Fadhil Al-Jailani.

Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran sang ulama yang membawa penguatan spiritual untuk masyarakat Jawa Timur. Ia menuturkan, Syeikh juga memperkenalkan dua kitab yang baru selesai diterjemahkan, yakni Nahrul Qodiriyah dan Nashoihul Jailani.

“Kitab ini sudah selesai diterjemahkan. Saya rasa untuk perangkat daerah Pemprov Jatim bisa melakukan kajian sederhana satu bulan sekali melalui kitab Nashoihul Jailani (mutiara nasehat Syech Abdul Qadir Jailani). Karena nasihat beliau sangat penting membangun karakter sekaligus memandu perjalanan hidup kita.

 Sebagai informasi dalam kitab Nashoihul Jailani ini mencakup 31 bab yang memuat inti ajaran Syekh Abdul Qadir al-Jailani tentang akhlak, ibadah, dan perjalanan spiritual.

Lebih lanjut disampaikan oleh Gubernur Khofifah bahwa pesan utama dalam kitab ini adalah seruan untuk menjalani kehidupan yang berpijak pada ketakwaan, kejujuran, kesederhanaan, dan cinta kepada Allah. Syekh Abdul Qadir al-Jailani mengajarkan pentingnya memurnikan niat dalam beribadah, menjauhi sifat riya’ dan kesombongan, serta selalu bertaubat dan beristighfar agar terhindar dari dosa yang merusak hati.

Syech Abdul Qadir Jailani  menekankan bahwa dunia hanyalah tempat persinggahan sementara yang sering memperdaya manusia karena janji kebahagiaan semu. Karenanya, seorang hamba hendaknya bersabar, ridha atas ketentuan Allah, dan tidak mengeluh kepada makhluk-Nya,” jelas Khofifah.

Untuk itu, Gubernur Khofifah mengusulkan agar kajian rutin tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Jatim. Ia juga berharap kitab ini juga dapat dipelajari di kalangan pelajar dan masyarakat. Sebab, bagi masyarakat umum, nasihat-nasihat ini menjadi pedoman moral yang relevan dalam membangun kejujuran, ketulusan, moderasi beragama, dan integritas sosial.*

“Jika diizinkan Syeikh Muhammad Fadhil Al-Jailani, satu bulan sekali kita luangkan waktu mempelajari kitab Nashoihul Jailani dan saya ingin Pak Wagub yang mengomandani,” katanya

“Kitab ini berisi mutiara nasihat-nasihat spiritual dan ajaran tasawuf yang berlandaskan akhlak baik, tawakal, syukur, dan sabar,” imbuhnya.

Kepala Biro Adm. Pimpinan

Pulung Chausar

Baca Lainnya

Idul Adha 1447 H: BAZNAS Jombang Berbagi Kebahagiaan Qurban untuk Warga Pinggiran

28 May 2026 - 16:08 WIB

Sowan Masyayikh Thariqah Jadi Langkah JATMAN Jombang Perkuat Pembinaan Akhlak dan Nilai Kebangsaan

12 May 2026 - 05:57 WIB

Sowan Masyayikh Thariqah, JATMAN Jombang Tegaskan Komitmen Menjaga Tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah dan Peran Sosial Keumatan

4 April 2026 - 02:37 WIB

Berita Populer di Keagamaan