Jakarta, Petik – Pemerintah tengah mempersiapkan pengembangan talenta di bidang siber dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) sebagai langkah strategis untuk menghadapi ancaman digital yang kian kompleks. Inisiatif ini bertujuan memperkuat ketahanan digital nasional sekaligus mendukung transformasi digital yang aman dan berkelanjutan.
Pemerintah menilai berbagai ancaman siber, seperti serangan digital, kebocoran data, hingga penyalahgunaan teknologi, menuntut ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten dan adaptif. Oleh karena itu, penguatan talenta siber dan AI menjadi prioritas guna memastikan kesiapan Indonesia dalam menjawab tantangan era digital.
Pengembangan kapasitas talenta dilakukan melalui beragam program pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi yang melibatkan kementerian, lembaga pendidikan, serta mitra industri. Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu melahirkan SDM unggul yang dapat mengelola dan memanfaatkan teknologi digital secara aman dan bertanggung jawab.
Selain untuk mitigasi risiko digital, penguatan talenta siber dan AI juga diarahkan untuk mendorong inovasi serta meningkatkan daya saing nasional. Dengan dukungan SDM yang mumpuni, pemanfaatan teknologi digital diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pembangunan ekonomi maupun peningkatan kualitas layanan publik.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ekosistem pengembangan talenta digital sebagai fondasi ketahanan digital nasional. Dengan kesiapan SDM di bidang siber dan AI, Indonesia diharapkan mampu menghadapi berbagai ancaman digital sekaligus mengoptimalkan peluang di era transformasi digital.
Sumber: Infopublik.id



















