Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Launching Kakak Tangguh, Wujudkan Gerakan Satu Keluarga Satu Sarjana Berkualitas di Jawa Timur Raih Peringkat Pertama Nasional di Semua Kategori SCImago 2026, RSUD Dr. Soetomo Jadi Kebanggaan Jawa Timur dan Indonesia Gubernur Khofifah: Perempuan Tarekat Adalah Ujung Tombak Penguatan Spiritual, Pendidikan Karakter, dan Solusi Problematika Sosial Gubernur Khofifah Sebut Munas-Konbes NU 2026 Jadi Forum Strategis Merumuskan Solusi Keagamaan dan Kebangsaan di Tengah Tantangan Zaman Gubernur Khofifah Sebut Ziarah Bersama Kapolri Jadi Momentum Menguatkan Semangat Nasionalisme, Toleransi, dan Persaudaraan Bangsa Gubernur Khofifah: Keluarga yang Tangguh Akan Melahirkan Generasi Berkarakter dan Menjadi Penopang Peradaban Bangsa

Sosial & Budaya

Literasi Keuangan Jadi Fokus Pembinaan Atlet Paralimpiade

badge-check


Literasi Keuangan Jadi Fokus Pembinaan Atlet Paralimpiade Perbesar

JAKARTA – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyiapkan program literasi keuangan bagi atlet Paralimpiade sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas dan kesejahteraan atlet secara berkelanjutan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan para atlet tidak hanya berprestasi di arena kompetisi, tetapi juga memiliki pemahaman yang baik dalam mengelola keuangan pribadi.

Kemenpora menilai literasi keuangan menjadi aspek penting dalam mendukung masa depan atlet, terutama dalam mengelola pendapatan, bonus prestasi, sponsor, hingga perencanaan jangka panjang. Dengan bekal pengetahuan keuangan yang memadai, atlet diharapkan mampu mengambil keputusan finansial secara bijak dan mandiri.

Program ini dirancang melalui kolaborasi dengan lembaga terkait guna memberikan edukasi mengenai pengelolaan keuangan, investasi, perencanaan pensiun, serta perlindungan aset. Kemenpora menekankan bahwa penguatan literasi keuangan merupakan bagian dari pembinaan menyeluruh yang tidak hanya berfokus pada aspek teknis olahraga.

Selain meningkatkan kemandirian finansial, literasi keuangan juga diharapkan mampu membantu atlet mempersiapkan masa transisi setelah purna karier. Pembinaan ini menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap keberlanjutan kesejahteraan atlet Paralimpiade.

Dengan inisiatif tersebut, Kemenpora optimistis para atlet Paralimpiade Indonesia dapat terus berprestasi dengan dukungan manajemen keuangan yang baik, sekaligus memiliki kesiapan menghadapi masa depan secara lebih terencana dan berkelanjutan.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Launching Kakak Tangguh, Wujudkan Gerakan Satu Keluarga Satu Sarjana Berkualitas di Jawa Timur

22 June 2026 - 06:56 WIB

Raih Peringkat Pertama Nasional di Semua Kategori SCImago 2026, RSUD Dr. Soetomo Jadi Kebanggaan Jawa Timur dan Indonesia

22 June 2026 - 02:56 WIB

Gubernur Khofifah: Perempuan Tarekat Adalah Ujung Tombak Penguatan Spiritual, Pendidikan Karakter, dan Solusi Problematika Sosial

21 June 2026 - 12:32 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya