Menu

Dark Mode
​Roushon Fikr Jombang Salurkan 960 Paket Qurban Ramah Lingkungan Berlapas Daun Jati Monitoring Langsung di Pasar Klojen, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Bulog dan Pemda untuk Menjamin Pasokan Beras SPHP dan Minyakita Gubernur Khofifah Apresiasi Pecel Madiun hingga Pecel Semanggi yang Turut Angkat Nama Kuliner Jawa Timur di Dunia Penguatan Pusat Antar Universitas Jadi Strategi Baru Tingkatkan Kapasitas Riset dan Pendidikan Tinggi Indonesia dan Prancis Tingkatkan Sinergi Pendidikan Tinggi, Sains, serta Teknologi melalui Berbagai Program Strategis KLH Tingkatkan Kapasitas Pemerintah Daerah dalam Pengukuran dan Pelaporan Emisi Gas Rumah Kaca

Politik & Pemerintahan

Presiden Prabowo Tekankan Nilai Luhur Pencak Silat

badge-check


Presiden Prabowo Tekankan Nilai Luhur Pencak Silat Perbesar

Jakarta, Petik — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pencak silat tidak hanya sekadar olahraga atau seni bela diri, tetapi juga merupakan bagian penting dari jati diri bangsa sekaligus kekuatan strategis Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam forum nasional pencak silat, di mana Presiden menyoroti bahwa nilai-nilai dalam pencak silat berperan besar dalam membentuk karakter bangsa. Seni bela diri ini mencerminkan kepribadian bangsa yang menjunjung tinggi etika, kerendahan hati, dan semangat kesatria.

Menurutnya, kekuatan pencak silat tidak hanya terletak pada kemampuan fisik, tetapi juga pada nilai dan filosofi yang mendalam. Nilai tersebut mengajarkan penggunaan kekuatan secara bijak, untuk melindungi diri dan sesama, bukan untuk tujuan yang merugikan.

Presiden juga menilai pencak silat berkontribusi dalam memperkuat ketahanan nasional melalui pembentukan masyarakat yang tangguh dan berkarakter. Karakter individu yang kuat diharapkan dapat menjadi fondasi kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan global.

Selain itu, pencak silat telah menjadi identitas budaya Indonesia yang mampu mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional. Oleh karena itu, pelestarian dan pengembangannya perlu terus dilakukan, termasuk melalui pembinaan generasi muda.

Pemerintah mendorong agar pencak silat tidak hanya dijaga sebagai warisan budaya, tetapi juga dikembangkan sebagai sarana pembentukan karakter dan alat diplomasi budaya Indonesia di dunia.

Dengan penguatan nilai-nilai luhur tersebut, Presiden optimistis pencak silat dapat menjadi salah satu kekuatan penting dalam memperkuat identitas nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Optimistis Ekosistem Ketenagakerjaan Jatim Makin Berkualitas Setelah Pengangguran Terus Menurun

23 May 2026 - 02:49 WIB

Pemerintah Dorong Investasi dan Penciptaan Lapangan Kerja Melalui Program Hilirisasi Nasional

21 May 2026 - 01:08 WIB

Di Hadapan Peserta PKN II dan Latsar CPNS, Gubernur Khofifah Ajak ASN Adaptif, Kolaboratif dan Berbasis Inovasi

19 May 2026 - 10:36 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan