Menu

Dark Mode
Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Gubernur Khofifah dan Kapolda Jatim Pastikan Evakuasi Berjalan Terpadu BI Mengajar 2026 di SMAN Taruna Nala, Khofifah dan Destry Damayanti Dorong Generasi Muda Siap Hadapi Tantangan Zaman Gubernur Khofifah Siapkan Penguatan Talenta Cyber Security, Siswa Jatim Diproyeksikan Lanjut Studi hingga Internasional Gubernur Khofifah dan Menko AHY Resmikan Penataan Kawasan Kumuh Campurejo, Tingkatkan Kualitas Hidup 1.152 Warga Kenang 79 Tahun Perjuangan TRIP, Gubernur Khofifah: Usia Muda Bukan Penghalang untuk Berkontribusi bagi Indonesia HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemprov Jatim Bebaskan Sejumlah Pajak dan Sanksi Administratif, Gubernur Khofifah: Ringankan Beban Masyarakat

Politik & Pemerintahan

Presiden Prabowo Tekankan Nilai Luhur Pencak Silat

badge-check


Presiden Prabowo Tekankan Nilai Luhur Pencak Silat Perbesar

Jakarta, Petik — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pencak silat tidak hanya sekadar olahraga atau seni bela diri, tetapi juga merupakan bagian penting dari jati diri bangsa sekaligus kekuatan strategis Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam forum nasional pencak silat, di mana Presiden menyoroti bahwa nilai-nilai dalam pencak silat berperan besar dalam membentuk karakter bangsa. Seni bela diri ini mencerminkan kepribadian bangsa yang menjunjung tinggi etika, kerendahan hati, dan semangat kesatria.

Menurutnya, kekuatan pencak silat tidak hanya terletak pada kemampuan fisik, tetapi juga pada nilai dan filosofi yang mendalam. Nilai tersebut mengajarkan penggunaan kekuatan secara bijak, untuk melindungi diri dan sesama, bukan untuk tujuan yang merugikan.

Presiden juga menilai pencak silat berkontribusi dalam memperkuat ketahanan nasional melalui pembentukan masyarakat yang tangguh dan berkarakter. Karakter individu yang kuat diharapkan dapat menjadi fondasi kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan global.

Selain itu, pencak silat telah menjadi identitas budaya Indonesia yang mampu mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional. Oleh karena itu, pelestarian dan pengembangannya perlu terus dilakukan, termasuk melalui pembinaan generasi muda.

Pemerintah mendorong agar pencak silat tidak hanya dijaga sebagai warisan budaya, tetapi juga dikembangkan sebagai sarana pembentukan karakter dan alat diplomasi budaya Indonesia di dunia.

Dengan penguatan nilai-nilai luhur tersebut, Presiden optimistis pencak silat dapat menjadi salah satu kekuatan penting dalam memperkuat identitas nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global.

Baca Lainnya

Lantik Enam Pejabat Baru, Gubernur Khofifah Dorong Percepatan Digitalisasi dan Penguatan Integritas Birokrasi

15 July 2026 - 01:49 WIB

Gubernur Khofifah: Keberhasilan Birokrasi Diukur dari Manfaat Nyata yang Dirasakan Masyarakat melalui Pelayanan Publik Berkualitas

2 July 2026 - 10:54 WIB

Gubernur Khofifah Sebut Kepemimpinan Tidak Cukup Administratif, tetapi Harus Mampu Menginspirasi dan Membangun Kesadaran Masyarakat

26 June 2026 - 03:58 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan