Jakarta, Petik — Pemerintah memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan optimal sebagai salah satu program prioritas nasional pada 2026.
Program ini terus diperkuat melalui peningkatan pengelolaan, pengawasan, serta kualitas pelaksanaan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas. Pemerintah menilai MBG memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang merata.
MBG menyasar kelompok rentan seperti siswa sekolah, balita, serta ibu hamil dan menyusui. Dengan cakupan yang terus diperluas, program ini diharapkan mampu menurunkan angka stunting sekaligus mendukung tumbuhnya generasi yang sehat dan produktif.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah mengoptimalkan peran Badan Gizi Nasional (BGN) serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai mitra. Standar operasional dan pengawasan juga diperketat untuk memastikan distribusi makanan bergizi berjalan efektif dan tepat sasaran.
Program ini didukung alokasi anggaran yang besar dalam APBN 2026 sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk menjaga keberlanjutan dan perluasan jangkauan. MBG tidak hanya diposisikan sebagai program sosial, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan nasional.
Selain meningkatkan kesehatan masyarakat, MBG juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku usaha dan penyedia bahan pangan di daerah. Dengan pelaksanaan yang semakin luas, pemerintah optimistis program ini dapat memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.



















