Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan Gubernur Khofifah Paparkan Proyeksi Pendapatan Jatim Rp26,4 Triliun, Dorong Penguatan Fiskal dan Digitalisasi Pajak Bawa 116 Anggota Kontingen ke MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Perkuat Dukungan untuk Kafilah Jatim Dari Sabang hingga Merauke Bersatu di AMN Surabaya, Gubernur Khofifah Teguhkan Peran Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045 Gubernur Khofifah Kembali Raih Penghargaan PRIWOLA 2026, Dorong Komunikasi Pemerintah yang Terbuka dan Responsif Gubernur Khofifah Berangkatkan 116 Kafilah Jatim ke Semarang, Dorong Prestasi Nasional sekaligus Syiar Al-Qur’an

Ekonomi & Bisnis

Gubernur Khofifah Dorong SDM Unggul Lewat 40 Sekolah Berintegritas di Jawa Timur

badge-check


Gubernur Khofifah Dorong SDM Unggul Lewat 40 Sekolah Berintegritas di Jawa Timur Perbesar

Sampaikan Apresiasi Tinggi untuk Pameran Produk Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) dan Konvoi Kendaraan Listrik Karya Murid SMK Jatim

SURABAYA, 5 MEI 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi meluncurkan 40 Sekolah Berintegritas yang tersebar di berbagai di daerah Jawa Timur dalam momen upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (4/5).

Peresmian ditandai dengan penekanan sirine oleh Gubernur Khofifah bersama lima Kepala Sekolah perwakilan. Yaitu SMAN 1 Talun Blitar, SMAN 2 Jombang, SMAN 1 Kalianget Sumenep, SMKN 4 Jember dan SMAN 1 Ngadirejo Pacitan. 

Keberadaan 40 Sekolah Berintegras diyakini Gubernur Khofifah akan mampu mewujudkan lingkungan sekolah berkarakter dan berprestasi menuju Zona Integritas yang sejalan dengan Nawa Bhakti Satya Pemprov Jatim yaitu Jatim Cerdas. 

"Sebanyak 40 SMA dan SMK yang hari ini terpilih menjadi Sekolah Berintegritas memiliki misi mulia untuk mewujudkan SDM Jatim yang semakin unggul dan berdaya saing," ungkap Gubernur Khofifah. 

Lebih lanjut, Khofifah menekankan bahwa integritas bukan sekadar jargon anti-korupsi, melainkan karakter mental yang mencakup kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab akademik. Integrasi nilai-nilai ini diharapkan mampu meminimalisir praktik menyimpang di lingkungan sekolah sejak dini.

"Keberadaan sekolah-sekolah ini diproyeksikan menjadi laboratorium karakter bagi siswa agar tidak hanya fasih secara kognitif, tetapi juga kokoh secara moral dalam menghadapi dinamika sosial yang semakin kompleks," tegasnya. 

Gubernur Khofifah juga meyakini bahwa langkah strategis ini adalah investasi jangka panjang menuju visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, SDM unggul dari Jawa Timur harus memiliki daya saing global namun tetap berpijak pada nilai-nilai lokal yang luhur.

"Jika dari bangku sekolah, kejujuran sudah menjadi budaya, maka ke depan kita akan memiliki pemimpin-pemimpin bangsa yang amanah dan visioner dari Bumi Majapahit," tambahnya dengan nada optimis.

"Mari perkuat kolaborasi. Kita butuh pendidikan yang tidak hanya mengejar prestasi, tapi juga merawat kemanusiasan. Yang tidak hanya mengasah kecerdasan, tapi juga membentuk karakter," pungkasnya Khofifah. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Prov. Jatim Aries Agung Paewai dalam wawancaranya menyebut bahwa terdapat 40 Sekolah Berintegritas yang tersebar di 38 Kab/Kota di Jatim. 

Ke-40 sekolah ini menjadi Pilot Project dengan berbagai program yang disesuaikan di masing-masing sekolah. Seperti adanya Kantin Kejujuran hingga Kelas Tanpa Gadget. 

"Jadi ada yang Kantin Kejujuran, ada juga  kelas tanpa penggunaan Gadget secara jujur. Mereka akan menjadi Pilot Project untuk dapat dikembangkan di sekolah-sekolah lainnya di Jawa Timur," jelasnya. 

Masih dalam momen Hardiknas 2026 di Grahadi, Gubernur Khofifah mendapatkan dua kado istimewa. Yang pertana adalah diraihnya rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk penyelenggaraan Gerakan Minun Tablet Tambah Darah (TTD) serentak dan terbanyak di Indonesia. Penghargaan diserahkan langsung kepada Kadis DP3AK Prov. Jatim Sufi Agustini. 

Tercatat sebanyak 1.572.404 Siswa Jatim secara daring melakukan Gerakan Minum Tablet secara serentak pada peringatan Hardiknas 2026 di sekolah masing-masing.

Gubernur Khofifah mengatakan, pemberian Tablet Penambah darah diberikan kepada kalangan pelajar guna meningkatkan hemoglobin, mencegah anemia, serta mencegah kecacatan saat hamil di masa depan. Kegiatan ini sendiri melibatkan konsumsi rutin 1 tablet per minggu untuk zat besi dan asam folat. 

Kado istimewa kedua yakni Lagu Jatim Cerdas (Siap Jadi Juara) ciptaan Gubernur Khofifah Nomor EC002026055585 tanggal 28 April 2026 mendapatkan pengakuan dari Hak Cipta dari Kemenkum RI. Penyerahan Hak Cipta diserahkan langsung oleh Ka. Kanwil Jatim kepada Gubernur Khofifah. 

Di sisi lain, dalam momen Hardiknas 2026 kali ini, Gubernur Khofifah turut menyerahkan penghargaan langsung kepada puluhan siswa berprestasi baik nasional maupun internasional. Diantaranya adalah Juara I Malaysia Technology Expo 2026, Juara I Kategori Tangan Kosong Putri dalam Kompetisi 10th World Junior Wushu Championship hingga para pemenang Festival Lomba Seni Dan Sastra Siswa Nasional. 

Selain itu, Peringatan Hardiknas Tahun 2026 ini juga dimeriahkan Pameran Produk Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP). Yang mana Pameran SIKAP tersebut diikuti oleh 168 Lembaga SMA/SMK/SLB dari 24 Cabang Dinas Pendidikan Se-Jatim. Juga terdapat konvoi kendaraan listrik karya SMK sejumlah 35 kendaraan.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan

14 September 2026 - 01:42 WIB

Gubernur Khofifah Paparkan Proyeksi Pendapatan Jatim Rp26,4 Triliun, Dorong Penguatan Fiskal dan Digitalisasi Pajak

13 September 2026 - 10:00 WIB

Tujuh Kali Misi Dagang Sepanjang 2026, Gubernur Khofifah Kembali Catat Transaksi Fantastis Rp2,5 Triliun

8 September 2026 - 12:26 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis