Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan Gubernur Khofifah Paparkan Proyeksi Pendapatan Jatim Rp26,4 Triliun, Dorong Penguatan Fiskal dan Digitalisasi Pajak Bawa 116 Anggota Kontingen ke MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Perkuat Dukungan untuk Kafilah Jatim Dari Sabang hingga Merauke Bersatu di AMN Surabaya, Gubernur Khofifah Teguhkan Peran Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045 Gubernur Khofifah Kembali Raih Penghargaan PRIWOLA 2026, Dorong Komunikasi Pemerintah yang Terbuka dan Responsif Gubernur Khofifah Berangkatkan 116 Kafilah Jatim ke Semarang, Dorong Prestasi Nasional sekaligus Syiar Al-Qur’an

Ekonomi & Bisnis

Gubernur Khofifah: Pasar Murah Jadi Langkah Nyata Menekan Inflasi, Menjaga Pasokan Pangan, dan Membantu Masyarakat

badge-check


Gubernur Khofifah: Pasar Murah Jadi Langkah Nyata Menekan Inflasi, Menjaga Pasokan Pangan, dan Membantu Masyarakat Perbesar

MALANG, 30 JUNI 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Pasar Murah ke-77 Tahun 2026 di Halaman Pentungan Sari Waterpark, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Minggu (28/6). 

Pelaksanaan pasar murah ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, mengendalikan inflasi, sekaligus memperkuat daya beli masyarakat melalui penyediaan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau.

Gubernur Khofifah mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu instrumen strategis pengendalian inflasi yang secara konsisten dilaksanakan di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.

"Ini adalah Pasar Murah yang ke-77 di tahun 2026. Kita berharap ini bisa memberikan dorongan stabilisasi harga. Ini juga untuk pengendalian inflasi," ujarnya.

Menurut Khofifah, intervensi pemerintah melalui Pasar Murah menjadi langkah konkret untuk memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah dinamika harga pangan.

Karena itu, berbagai komoditas pangan dijual dengan harga di bawah harga pasar sehingga diharapkan mampu menekan laju kenaikan harga sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan daya beli masyarakat.

"Bisa dicek harga yang dijual di sini jauh di bawah harga di pasaran. Karena harapannya ini bisa mengintervensi pengendalian inflasi dan stabilisasi harga sembako," katanya.

Dalam Pasar Murah inj disediakan berbagai komoditas pangan pokok dengan harga terjangkau, meliputi beras premium Rp14.000/kg, beras medium SPHP Rp11.000/kg, minyakita  Rp13.000/liter, dan gula pasir Rp14.000/kg.

Sementara, tepung terigu dijual Rp10.000/kg, telur ayam ras Rp22.000/pak, daging ayam ras Rp25.000/pak, bawang putih Rp6.000/250 gram, bawang merah Rp7.000/250 gram, serta paket cabai Rp5.000/200 gram.

Khofifah menegaskan bahwa Pasar Murah tidak hanya difokuskan pada stabilisasi harga pangan, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Setiap penyelenggaraan Pasar Murah selalu melibatkan produk-produk unggulan UMKM setempat agar memperoleh akses pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.

"Selain itu, di setiap Pasar Murah kita juga selalu menyertakan produk UKM setempat, produk UKM lokal. Harapan kita juga mereka bisa tersupport dari daya beli masyarakat supaya UKM kita bisa punya bangunan fondasi yang kuat," jelasnya.

Selain itu, Khofifah membagikan beras SPHP kepada sejumlah lansia dan orang tua yang membawa anak-anaknya. Ia juga berinteraksi dengan pelaku UMKM dan membeli produk mereka sebagai bentuk dukungan.

Di akhir, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa Pasar Murah akan terus rutin digelar di semua kabupaten/kota se-Jawa Timur. Sehingga, stabilisasi harga kebutuhan pokok terjaga, inflasi terkendali, ketahanan pangan masyarakat semakin menguat.

"Kami berkomitmen Pasar Murah akan terus dilaksanakan secara rutin di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur. Dengan demikian, stabilitas harga kebutuhan pokok dapat terus terjaga, inflasi tetap terkendali, daya beli masyarakat meningkat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah," pungkasnya. 

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan

14 September 2026 - 01:42 WIB

Gubernur Khofifah Paparkan Proyeksi Pendapatan Jatim Rp26,4 Triliun, Dorong Penguatan Fiskal dan Digitalisasi Pajak

13 September 2026 - 10:00 WIB

Tujuh Kali Misi Dagang Sepanjang 2026, Gubernur Khofifah Kembali Catat Transaksi Fantastis Rp2,5 Triliun

8 September 2026 - 12:26 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis