Menu

Dark Mode
Dari Women’s Leadership Forum, Khofifah Tegaskan Kepemimpinan Perempuan Harus Berorientasi pada Dampak dan Keadilan Kabag Humas Pemprov Jatim Zainal Muttaqin Dorong Penguatan Kompetensi SDM Humas Pemerintah Hadapi Disrupsi Teknologi Pelantikan PW PII Jatim Jadi Momentum Penguatan Kolaborasi, Gubernur Khofifah Dorong Inovasi Lintas Sektor Jaga Sungai, Jaga Kehidupan, Gubernur Khofifah Dorong Partisipasi Masyarakat Lestarikan Ekosistem Gubernur Khofifah Bersama Deputi Bank Indonesia Lepas Ratusan Peserta Gowes Nusantara 2026 di Surabaya Kuasai Hampir Separuh Mangrove Jawa, Gubernur Khofifah Minta Momen Hari Mangrove Sedunia Jadi Aksi Nyata Kolaboratif

Ekonomi & Bisnis

Bappenas dan GGGI Perkuat Kemitraan Pembangunan Hijau melalui Peluncuran Green Indonesia Future Initiative

badge-check


Bappenas dan GGGI Perkuat Kemitraan Pembangunan Hijau melalui Peluncuran Green Indonesia Future Initiative Perbesar

Jakarta, Petik – Pemerintah Indonesia bersama Global Green Growth Institute (GGGI) meluncurkan program kemitraan Green Indonesia Future Initiative (GIFT) sebagai upaya mempercepat transformasi menuju ekonomi hijau yang berkelanjutan. Program ini menjadi bentuk kolaborasi strategis yang berfokus pada penguatan kebijakan, pengembangan proyek ramah lingkungan, serta peningkatan investasi hijau di berbagai sektor pembangunan nasional.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menjelaskan bahwa ekonomi hijau kini menjadi salah satu pilar penting dalam meningkatkan daya saing bangsa. Melalui program GIFT, pemerintah berupaya menghubungkan kebijakan pembangunan nasional dengan peluang investasi hijau yang semakin berkembang di tingkat global, sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat.

Inisiatif tersebut juga sejalan dengan target Indonesia Emas 2045 dan komitmen nasional untuk mencapai net zero emissions pada tahun 2060 atau lebih cepat. Dalam RPJMN 2025–2029, ekonomi hijau ditetapkan sebagai salah satu strategi utama untuk mendorong transformasi ekonomi yang mampu meningkatkan pertumbuhan sekaligus mengurangi emisi gas rumah kaca.

Pemerintah meyakini bahwa penerapan ekonomi hijau akan memberikan dampak positif yang luas, mulai dari menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, menciptakan jutaan lapangan kerja hijau, hingga memperkuat ketahanan ekonomi nasional dalam menghadapi perubahan iklim dan berbagai tantangan global.

Pada peluncuran program tersebut, Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, menekankan pentingnya mengubah berbagai komitmen pembangunan berkelanjutan menjadi aksi nyata. Ia berharap GIFT dapat memberikan kontribusi besar bagi Indonesia maupun dunia dalam mewujudkan pembangunan yang ramah lingkungan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Direktur Eksekutif GGGI, Sang-Hyup Kim, menyampaikan bahwa GIFT dirancang sebagai platform yang mengintegrasikan kebijakan, investasi, dan implementasi pembangunan hijau. Program ini juga melanjutkan kerja sama panjang antara Indonesia dan GGGI yang selama satu dekade terakhir telah berhasil mendukung mobilisasi investasi hijau dan memperluas berbagai program pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Melalui kemitraan ini, pemerintah berharap sinergi antara sektor publik, sektor swasta, lembaga keuangan, dan mitra internasional dapat semakin kuat guna mempercepat transisi menuju ekonomi rendah karbon yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.

Sumber: InfoPublik

Baca Lainnya

Jawa Timur Kembali Pimpin Nasional Nilai Transaksi Ekonomi KTH, Gubernur Khofifah Perkuat Hilirisasi dan Akses Pasar

25 July 2026 - 03:50 WIB

Produk Indonesia Kuasai Rak Indo Market Hong Kong, Gubernur Khofifah Ajak UMKM Jatim Tingkatkan Daya Saing Global

24 July 2026 - 09:05 WIB

Gubernur Khofifah Perluas Jejaring Global Lewat Misi Dagang Jatim–Hong Kong, Transaksi Lampaui Rp12 Triliun

24 July 2026 - 01:24 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis