Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Pastikan 453 Ribu Dosis Vaksin PMK Didistribusikan ke Seluruh Daerah demi Ketahanan Peternakan Jatim Sekjen Kemkomdigi: Agentic AI Strategis untuk Kebijakan Publik Presisi TKA 2026 Jadi Instrumen Evaluasi Pendidikan Dasar Menko Pangan Soroti Peran Energi dalam Ketahanan Pangan Pemerintah Perkuat Peran Industri Lokal di Sektor Semikonduktor Momentum Koreksi IHSG untuk Perkuat Pasar Modal Indonesia

Sosial & Budaya

Bersatu dalam Perbedaan, Kekuatan Bangsa Indonesia

badge-check


Bersatu dalam Perbedaan, Kekuatan Bangsa Indonesia Perbesar

Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa peringatan Natal Nasional menjadi cerminan jati diri Indonesia sebagai bangsa besar yang majemuk dan kaya akan keberagaman.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri Puncak Peringatan Natal Nasional Tahun 2025 yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (5/1/2026). Presiden menekankan bahwa Indonesia merupakan negara yang dihuni oleh beragam suku, etnis, ras, agama, dan budaya.

“Kita adalah bangsa yang sangat besar. Para ahli memperkirakan Indonesia memiliki sekitar 1.700 kelompok etnis dengan kekayaan bahasa daerah yang luar biasa. Di Nusantara ini, masyarakat menganut latar belakang dan keyakinan yang berbeda-beda, namun kita mampu bersatu sebagai satu bangsa, satu tanah air, dan satu bahasa karena memiliki tujuan yang sama, yakni membangun kehidupan yang lebih baik bersama,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo menambahkan bahwa keberagaman tersebut merupakan anugerah sekaligus takdir dari Tuhan Yang Maha Esa yang patut disyukuri. Menurutnya, tidak ada seorang pun yang dapat memilih tempat dan kondisi kelahirannya, namun dari keberagaman itulah terbentuk Indonesia sebagai negara besar dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia.

“Saya merasa bangga dan terhormat dipercaya memimpin negara yang begitu besar. Negara kita sebanding dengan benua Eropa yang terdiri dari puluhan negara, sementara Indonesia adalah satu bangsa dalam satu negara,” kata Kepala Negara.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersyukur atas kondisi Indonesia yang relatif aman dan damai, terutama di tengah situasi global yang dipenuhi konflik dan ketidakpastian di berbagai kawasan dunia.

Meski diakui sebagai negara besar yang tidak lepas dari perbedaan pandangan, dinamika politik, serta persaingan, Presiden menilai bahwa masyarakat Indonesia secara umum mampu menjaga keharmonisan, saling menghormati, dan hidup berdampingan secara damai.

“Bangsa-bangsa lain mulai melihat bahwa Indonesia, dengan segala keberagamannya, mampu hidup secara harmonis, saling menghargai, dan saling mencintai,” tuturnya.

Presiden Prabowo menegaskan komitmennya bersama jajaran Kabinet Merah Putih untuk terus bekerja keras menjalankan amanat rakyat serta memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia.

 

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Pastikan 453 Ribu Dosis Vaksin PMK Didistribusikan ke Seluruh Daerah demi Ketahanan Peternakan Jatim

29 January 2026 - 09:47 WIB

Sekjen Kemkomdigi: Agentic AI Strategis untuk Kebijakan Publik Presisi

29 January 2026 - 06:49 WIB

Gubernur Khofifah Tegaskan Peran Strategis Pendidikan Global melalui Kolaborasi dengan Universiti Malaya

28 January 2026 - 01:27 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya