Menu

Dark Mode
Pelabuhan Hijau dan Cerdas Perkuat Daya Saing Logistik, Gubernur Khofifah Nyatakan Kesiapan Jawa Timur Lantik Enam Pejabat Baru, Gubernur Khofifah Dorong Percepatan Digitalisasi dan Penguatan Integritas Birokrasi Gubernur Khofifah Apresiasi Dukungan DPRD, Pengelolaan APBD Jatim 2025 Dinilai Transparan dan Akuntabel Pengukuhan MUI Jawa Timur Jadi Momentum Penguatan Sinergi Ulama dan Umara, Gubernur Khofifah Soroti Tantangan Sosial di Era Digital Gubernur Khofifah Sebut Salak Madu Wonoagung Berpotensi Menjadi Ikon Hortikultura Jawa Timur dengan Prospek Pasar yang Menjanjikan Gubernur Khofifah Ingatkan Siswa Tidak Takut Melapor Jika Mengalami Kekerasan, Perundungan, maupun Kekerasan di Ruang Digital

Berita

Dampak Ekonomi-Sosial Diprioritaskan, Gubernur Khofifah Janji Dua Jembatan Lumajang Tuntas Tepat Waktu

badge-check


Dampak Ekonomi-Sosial Diprioritaskan, Gubernur Khofifah Janji Dua Jembatan Lumajang Tuntas Tepat Waktu Perbesar

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pembangunan jembatan Curah Maling dan Jembatan Curah Kebo di Desa Kandangan, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jumat (12/12). 

Gubernur Khofifah memastikan pembangunan jembatan yang berdampak pada mobilitas masyarakat ini akan rampung seluruhnya sebelum 31 Desember 2025. Untuk itu ia meminta seluruh pihak terkait menyegerakan penyelesaian agar proses rekonstruksi jembatan yang putus akibat terjangan banjir dan longsor ini segera rampung.

"Kita sudah melihat  pembangunan jembatan bailey yang kita pesan sudah jadi. Kemudian juga dilakukan pemasangan pondasi serta bronjongnya," kata Khofifah. 

Lebih lanjut, beberapa teknik perbaikan pada dua jembatan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga salah satunya penambahan lebar  jembatan yang sebelumnya 3,5 meter menjadi 4,2 meter di Kecamatan Senduro. 

“Estimasi pembangunan selesai tanggal 31 Desember 2025 sehingga mobilitas warga kembali normal," tuturnya. 

Gubernur Khofifah berharap dua jembatan selesai tepat waktu untuk membangun kembali konektivitas satu komunitas dengan yang lain, karena diperuntukkan bagi dua kecamatan. 

“Mudah-mudahan pulihnya jembatan ini bisa kembali membangun konektivitas masyarakat di sektor ekonomi, jasa, barang dan pendidikan semakin lancar," tuturnya. 

Sementara itu, Kepala Desa Kandangan Jumanang mengucapkan terima kasih kepada gubernur khofifah dan Bupati Lumajang karena pembangunan jembatan bailey lebih cepat sehingga mobilitas masyarakat segera terpenuhi dengan lancar. 

"Saya menilai pembangunan jembatan ini  dilaksanakan sangat  cepat karena memang menjadi kebutuhan bagi aktivitas masyarakat di dua desa," pungkasnya. 

Sebagai informasi, jembatan yang menjadi penghubung dua kecamatan putus pada Jumat (19/9/2025) akibat hujan lebat dan terjangan banjir serta longsor. 

Kemudian pada Rabu (5/11), dilakukan perbaikan dengan model jembatan bailey berbahan baja pra-fabrikasi bersifat portabel dan bisa dibongkar pasang. 

Baca Lainnya

Puluhan Ribu Warga Padati Masjid Al-Akbar, Lepas Sambut 1 Muharram 1448 H Bersama Gubernur Khofifah

16 June 2026 - 12:46 WIB

Bantu Kelompok Rentan dan Dorong Ekonomi Desa, Gubernur Khofifah Kucurkan Bantuan Rp32,16 Miliar ke Ngawi

7 June 2026 - 02:26 WIB

Bantu Kelompok Rentan dan Dorong Ekonomi Desa, Gubernur Khofifah Kucurkan Bantuan Rp32,16 Miliar ke Ngawi

7 June 2026 - 02:25 WIB

Berita Populer di Berita