Menu ✖

Dark Mode
Gubernur Khofifah Salurkan Ribuan Liter Air Bersih dan Sarana Penampungan bagi Masyarakat Sumenep Gubernur Khofifah Sambut Kembalinya Dua Putra Daerah Jatim dalam Acara Kenal Pamit Kapolda di Surabaya Gubernur Khofifah Beri Penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada 469 ASN Pemprov Jatim Bersama Mentan Amran di HUT ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Petani Gubernur Khofifah Tegaskan Keunggulan Vokasi Jatim Usai Program Servis Motor Gratis Masuk Rekor MURI Kemiskinan Jatim Turun Jadi 9,06 Persen, Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Ekonomi & Bisnis

Dana Stabilitas Obligasi Kembali Diaktifkan untuk Redam Tekanan Rupiah

badge-check


Dana Stabilitas Obligasi Kembali Diaktifkan untuk Redam Tekanan Rupiah Perbesar

Jakarta – Pemerintah berencana mengaktifkan kembali dana stabilisasi obligasi atau bond stabilization fund sebagai langkah menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah dinamika pasar keuangan global.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas pasar Surat Berharga Negara (SBN) sekaligus mengantisipasi tekanan terhadap rupiah akibat meningkatnya imbal hasil obligasi pemerintah. (Infopublik)
Dana stabilisasi obligasi itu nantinya digunakan untuk melakukan pembelian kembali (buyback) obligasi pemerintah di pasar sekunder guna menjaga stabilitas harga obligasi dan menekan risiko kerugian modal bagi investor.

Menurut Purbaya, instrumen tersebut sebenarnya sudah dimiliki pemerintah sejak lama, namun belum pernah dioperasikan secara aktif. Pemerintah kini menilai pengaktifan kembali dana tersebut diperlukan untuk memperkuat stabilitas pasar keuangan domestik.

Ia menjelaskan bahwa kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah dalam beberapa bulan terakhir berpotensi memicu arus keluar modal asing. Kondisi tersebut dinilai dapat memberikan tekanan tambahan terhadap nilai tukar rupiah jika tidak diantisipasi secara tepat.

Pemerintah juga akan berkoordinasi dengan Bank Indonesia dalam pelaksanaan kebijakan tersebut guna memastikan sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter tetap berjalan optimal dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Selain menjaga pasar obligasi, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap pasar keuangan Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi nilai tukar mata uang dunia.

Baca Lainnya

Peringati Hari Jadi ke-81 Jawa Timur, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Kesehatan Guru dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat

11 October 2026 - 12:09 WIB

Pasar Murah Jadi Ruang Belanja Hemat Sekaligus Promosi Produk Lokal, Gubernur Khofifah Dorong UMKM Terus Tumbuh

7 October 2026 - 06:36 WIB

Semarak Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah Bagikan Bantuan Pangan dan Hadiah di Mojokerto-Blitar

6 October 2026 - 01:37 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis