Jakarta, Petik – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk memastikan kelancaran dan keselamatan Angkutan Lebaran 2026. Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Angkutan Lebaran yang digelar di Jakarta, Menhub menegaskan bahwa kolaborasi antara Kementerian Perhubungan, kementerian/lembaga terkait, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan berbagai pemangku kepentingan merupakan kunci utama keberhasilan penyelenggaraan angkutan mudik dan balik tahun ini.
Menhub menyebutkan empat faktor utama yang harus diperhatikan untuk memastikan angkutan Lebaran berjalan dengan aman dan nyaman, yaitu keselamatan dan keamanan, perhatian terhadap detail, sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan, serta kewaspadaan terhadap ketidakpastian dan potensi gangguan di lapangan.
Kemenhub telah melakukan komunikasi intensif dengan berbagai instansi, seperti Kemenko Polhukam, Kemenko PMK, KemenPANRB, Kemendagri, Kemenaker, Kemenag, serta aparat keamanan seperti TNI dan Polri, bersama dengan pemerintah daerah dari berbagai provinsi. Sinergi ini menghasilkan langkah-langkah strategis, seperti pemberian diskon tarif angkutan, pengaturan operasional angkutan barang, penggunaan rest area masjid, serta langkah antisipasi terhadap titik rawan kecelakaan dan gangguan lalu lintas.
Menhub juga mengingatkan perlunya kewaspadaan terhadap ketidakpastian di lapangan, termasuk cuaca ekstrem atau gangguan lain yang dapat memengaruhi perjalanan mudik. Tujuan dari upaya ini adalah untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan memastikan masyarakat dapat berkumpul dengan keluarga secara aman dan tertib selama periode Idulfitri.
Sumber: Infopublik




















