Menu ✖

Dark Mode
Hasil Misi Dagang Makassar Rp5,693 Triliun, Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Tumbuh Bersama Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemprov dan BAZNAS dalam Program Rutilahu Gubernur Khofifah Dorong Investasi Ekologis Lewat Penanaman 8.100 Mangrove Berbuah Rekor MURI Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp1 Juta per Murid dan Tanam 100 Pohon di Kota Probolinggo Gubernur Khofifah Sapa Warga Paciran Lamongan dan Serahkan Bantuan Pangan Gratis di Pasar Murah ke-220 Gubernur Khofifah Hadir Langsung di Pronojiwo Lumajang, Serahkan Santunan dan Bantuan Renovasi Rumah Terdampak Longsor

Sosial & Budaya

Gubernur Khofifah Apresiasi Insan Pers Jatim, Tekankan Profesionalisme dan Literasi Publik di Tengah Disrupsi AI

badge-check


Gubernur Khofifah Apresiasi Insan Pers Jatim, Tekankan Profesionalisme dan Literasi Publik di Tengah Disrupsi AI Perbesar

SURABAYA, 10 FEBRUARI 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar tasyakuran Hari Pers Nasional (HPN) 2026 secara sederhana  bersama para jurnalis di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (9/2). Acara berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, sekaligus sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi insan pers dalam membangun  Jawa Timur.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pokja Wartawan Grahadi, Pokja Wartawan Indrapura, Pokja Wartawan Polda Jawa Timur, Pokja Wartawan Hukum (Wankum), serta Komunitas Media Pengadilan Kejaksaan (Kompak). Sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Jatim juga turut hadir mendampingi Gubernur Khofifah.

Momentum tasyakuran ditandai dengan potong  tumpeng dan makan  bersama serta  ramah tamah antara Gubernur Khofifah dan para jurnalis yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi publik kepada masyarakat.

Dalam suasana akrab, Gubernur Khofifah menyapa dan menyalami satu per satu wartawan yang hadir. Selain itu juga terdapat momen pemberian kue tart kepada jurnalis senior yang telah mengabdikan diri di dunia jurnalistik lebih dari 30 tahun  serta jurnalis  paling yunior sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi panjang mereka.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pers memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Pers memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah sekaligus jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, di tengah dinamika sosial dan derasnya arus informasi digital, kehadiran jurnalisme profesional semakin dibutuhkan. Pers diharapkan terus menjaga profesionalisme, memperkuat literasi publik, serta menghadirkan narasi yang menyejukkan.

“Selamat Hari Pers Nasional 2026. Terima kasih atas kerja keras insan pers yang terus menjaga ruang publik tetap sehat dan mencerahkan,” ujarnya. 

Sementara itu, Ketua Pokja Wartawan Grahadi Fatimatuz Zahro menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Khofifah yang secara konsisten setiap tahun menyempatkan diri memperingati Hari Pers Nasional bersama para jurnalis di Jawa Timur, khususnya Pokja Grahadi.

“Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian Ibu Gubernur yang setiap tahun menyelenggarakan tasyakuran HPN. Ini menjadi bukti nyata kepedulian dan perhatian Gubernur Khofifah kepada insan pers di Jawa Timur. Semoga sinergi yang terbangun terus terjaga dengan baik,” ungkapnya.

Menurutnya, profesi jurnalis menuntut kerja keras, ketangguhan, serta dedikasi tinggi. Jurnalis, lanjutnya, tidak mengenal jam kerja tetap dan sering kali harus bekerja melampaui waktu normal, terutama ketika terjadi peristiwa-peristiwa penting atau kejadian luar biasa.

“Dalam kondisi tertentu, jurnalis bahkan kerap mempertaruhkan keselamatan demi menghadirkan informasi bagi publik. Namun, prinsip kami tetap satu, tidak ada berita yang seharga dengan nyawa,” kata perempuan yang karib dipanggil Ima ini.

Ima juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin baik antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan insan pers. Menurutnya, keterbukaan dan dukungan para narasumber, khususnya Kepala Perangkat Daerah, sangat membantu jurnalis dalam memperoleh informasi yang akurat dan berimbang.

“Alhamdulillah, selama ini teman-teman jurnalis dapat memperoleh informasi dan berita melalui komunikasi yang baik dengan para narasumber di lingkungan Pemprov Jatim,” jelasnya.

Ke depan, Ima menilai tantangan dunia jurnalistik semakin kompleks, terutama dengan berkembangnya teknologi kecerdasan buatan (AI), termasuk berbagai platform yang mampu menghasilkan narasi secara instan. Meski demikian, ia meyakini bahwa teknologi tidak akan mampu menggantikan sensitivitas, intuisi, dan etika yang dimiliki jurnalis profesional.

“Ini menjadi tantangan tersendiri bagi insan pers. Namun kami yakin, kecerdasan buatan tidak akan mampu mengalahkan sensitivitas dan nurani jurnalis dalam menulis berita,” pungkasnya.

 

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemprov dan BAZNAS dalam Program Rutilahu

4 November 2026 - 08:23 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Investasi Ekologis Lewat Penanaman 8.100 Mangrove Berbuah Rekor MURI

4 November 2026 - 01:41 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp1 Juta per Murid dan Tanam 100 Pohon di Kota Probolinggo

3 November 2026 - 12:47 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya