Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Apresiasi Perjalanan SBY dari Pengabdian hingga Berkarya melalui Seni Lukis untuk Indonesia Gubernur Khofifah dan Unhan RI Perkuat Kerja Sama, Sinergikan Sains, Ketahanan Pangan, dan Mitigasi Bencana Gubernur Khofifah Usulkan Penguatan Kebijakan LP2B, Pastikan Ketahanan Pangan dan Industrialisasi Berjalan Beriringan Penanganan RTLH Jadi Prioritas, Gubernur Khofifah Maksimalkan Sinergi dan Verifikasi Penerima BSPS di Jatim Gubernur Khofifah Perkuat Transformasi Kawasan Kumuh melalui Permata Jatim, Sikawanku Jadi Basis Data dan Pengambilan Kebijakan Riset Stem Cell dan Kanker Terus Berkembang, Gubernur Khofifah Dorong Jawa Timur Bangun Ekosistem Inovasi Kesehatan Terintegrasi

Politik & Pemerintahan

Gubernur Khofifah Dampingi Kapolri Ziarah Makam Bung Karno: Kuatkan Semangat Nasionalisme, Jaga Persatuan dan Kesatuan NKRI

badge-check


Gubernur Khofifah Dampingi Kapolri Ziarah Makam Bung Karno: Kuatkan Semangat Nasionalisme, Jaga Persatuan dan Kesatuan NKRI Perbesar

BLITAR, 26 JUNI 2025 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak untuk meneladani dan mengamalkan ajaran  Bung Karno mengenai pentingnya  nasionalisme dan persatuan. 

Ajakan tersebut disampaikan saat mendampingi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ziarah ke Makam Presiden RI Pertama Bung Karno di Kota Blitar, Rabu (25/6). 

Ziarah makam ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke 79 pada 1 juli 2025.  Sebelumnya Kapolri Lystio Sigit juga melakukan ziarah ke makam Presiden Soeharto, Presiden BJ. Habibie dan Presiden Abdurrahman Wahid. 

Disampaikan Khofifah, pemikiran Bung Karno tentang nasionalisme menjadi landasan penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dan pembangunan bangsa. Menurutnya, nasionalisme yang kuat, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama merupakan hal yang penting.

"Bung Karno percaya bahwa nasionalisme yang kuat dapat menjadi modal bagi bangsa untuk mencapai kemerdekaan dan membangun negara yang berdaulat," ujar Khofifah. 

Selain nasionalisme, kata Khofifah, juga dibutuhkan persatuan. Bung Karno meyakini bahwa persatuan kunci meraih kemerdekaan dan membangun bangsa yang kuat demi menjaga kerukunan di tengah perbedaan ideologi, suku, dan agama. 

“Mari kita kuatkan  semangat nasionalisme, serta menjaga persatuan dan kesatuan NKRI,” ajaknya.

"Ingat pepatah orang tua yang sering diungkapkan Bung Karno, Rukun Agawe Santosa, artinya jikalau kita bersatu, jikalau kita rukun, kita menjadi kuat," imbuhnya.

Ke depan, Gubernur Khofifah kembali mengingatkan   bangsa yang besar, adalah bangsa yang  menghormati dan mengenang jasa-jasa para pahlawan, termasuk Bung Karno.

Sementara itu Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan tujuan ziarah ini untuk menggali, menyerap sekaligus mengamalkan nilai-nilai sejarah dari sang proklamator, Bung Karno.  

"Banyak hal yang tentunya menjadi pelajaran bagi generasi penerus bangsa untuk menjalankan dan mengamalkan hal-hal yang menjadi cita-cita beliau mewujudkan Indonesia emas 2045," tutupnya. 

Kepala Biro Adm. Pimpinan

Pulung Chausar

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Usulkan Penguatan Kebijakan LP2B, Pastikan Ketahanan Pangan dan Industrialisasi Berjalan Beriringan

15 September 2026 - 10:27 WIB

Perkuat Ekonomi dan Produktivitas Masyarakat, Gubernur Khofifah Tekankan Optimalisasi P-APBD 2026

4 September 2026 - 11:54 WIB

Kabiro Adpim Jatim: Humas Pemerintah Tak Cukup Menyampaikan Informasi, Harus Membangun Kepercayaan Publik

21 August 2026 - 04:09 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan