Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Detail Plan dan Macro Policy dalam Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Pendapatan Daerah Tembus Rp29,88 Triliun, Gubernur Khofifah Tegaskan Pengelolaan Keuangan Jatim Tetap Akuntabel dan Transparan Gubernur Khofifah Launching Kakak Tangguh, Wujudkan Gerakan Satu Keluarga Satu Sarjana Berkualitas di Jawa Timur Raih Peringkat Pertama Nasional di Semua Kategori SCImago 2026, RSUD Dr. Soetomo Jadi Kebanggaan Jawa Timur dan Indonesia Gubernur Khofifah: Perempuan Tarekat Adalah Ujung Tombak Penguatan Spiritual, Pendidikan Karakter, dan Solusi Problematika Sosial Gubernur Khofifah Sebut Munas-Konbes NU 2026 Jadi Forum Strategis Merumuskan Solusi Keagamaan dan Kebangsaan di Tengah Tantangan Zaman

Politik & Pemerintahan

Gubernur Khofifah Dampingi Kapolri Ziarah Makam Bung Karno: Kuatkan Semangat Nasionalisme, Jaga Persatuan dan Kesatuan NKRI

badge-check


Gubernur Khofifah Dampingi Kapolri Ziarah Makam Bung Karno: Kuatkan Semangat Nasionalisme, Jaga Persatuan dan Kesatuan NKRI Perbesar

BLITAR, 26 JUNI 2025 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak untuk meneladani dan mengamalkan ajaran  Bung Karno mengenai pentingnya  nasionalisme dan persatuan. 

Ajakan tersebut disampaikan saat mendampingi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ziarah ke Makam Presiden RI Pertama Bung Karno di Kota Blitar, Rabu (25/6). 

Ziarah makam ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke 79 pada 1 juli 2025.  Sebelumnya Kapolri Lystio Sigit juga melakukan ziarah ke makam Presiden Soeharto, Presiden BJ. Habibie dan Presiden Abdurrahman Wahid. 

Disampaikan Khofifah, pemikiran Bung Karno tentang nasionalisme menjadi landasan penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dan pembangunan bangsa. Menurutnya, nasionalisme yang kuat, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama merupakan hal yang penting.

"Bung Karno percaya bahwa nasionalisme yang kuat dapat menjadi modal bagi bangsa untuk mencapai kemerdekaan dan membangun negara yang berdaulat," ujar Khofifah. 

Selain nasionalisme, kata Khofifah, juga dibutuhkan persatuan. Bung Karno meyakini bahwa persatuan kunci meraih kemerdekaan dan membangun bangsa yang kuat demi menjaga kerukunan di tengah perbedaan ideologi, suku, dan agama. 

“Mari kita kuatkan  semangat nasionalisme, serta menjaga persatuan dan kesatuan NKRI,” ajaknya.

"Ingat pepatah orang tua yang sering diungkapkan Bung Karno, Rukun Agawe Santosa, artinya jikalau kita bersatu, jikalau kita rukun, kita menjadi kuat," imbuhnya.

Ke depan, Gubernur Khofifah kembali mengingatkan   bangsa yang besar, adalah bangsa yang  menghormati dan mengenang jasa-jasa para pahlawan, termasuk Bung Karno.

Sementara itu Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan tujuan ziarah ini untuk menggali, menyerap sekaligus mengamalkan nilai-nilai sejarah dari sang proklamator, Bung Karno.  

"Banyak hal yang tentunya menjadi pelajaran bagi generasi penerus bangsa untuk menjalankan dan mengamalkan hal-hal yang menjadi cita-cita beliau mewujudkan Indonesia emas 2045," tutupnya. 

Kepala Biro Adm. Pimpinan

Pulung Chausar

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Detail Plan dan Macro Policy dalam Penguatan Tata Kelola Pemerintahan

23 June 2026 - 09:23 WIB

Pendapatan Daerah Tembus Rp29,88 Triliun, Gubernur Khofifah Tegaskan Pengelolaan Keuangan Jatim Tetap Akuntabel dan Transparan

23 June 2026 - 03:24 WIB

Jatim Catat Partisipasi ASN Tertinggi dalam Program E-Learning Integritas, KPK RI Berikan Penghargaan kepada Gubernur Khofifah

17 June 2026 - 10:56 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan