Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan Gubernur Khofifah Paparkan Proyeksi Pendapatan Jatim Rp26,4 Triliun, Dorong Penguatan Fiskal dan Digitalisasi Pajak Bawa 116 Anggota Kontingen ke MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Perkuat Dukungan untuk Kafilah Jatim Dari Sabang hingga Merauke Bersatu di AMN Surabaya, Gubernur Khofifah Teguhkan Peran Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045 Gubernur Khofifah Kembali Raih Penghargaan PRIWOLA 2026, Dorong Komunikasi Pemerintah yang Terbuka dan Responsif Gubernur Khofifah Berangkatkan 116 Kafilah Jatim ke Semarang, Dorong Prestasi Nasional sekaligus Syiar Al-Qur’an

Ekonomi & Bisnis

Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Industri Pengolahan Perikanan, Ekspor 405 Ton Ikan Kaleng Tembus Afrika, Timur Tengah, dan Eropa

badge-check


Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Industri Pengolahan Perikanan, Ekspor 405 Ton Ikan Kaleng Tembus Afrika, Timur Tengah, dan Eropa Perbesar

BANYUWANGI, 6 JULI 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas ekspor sebanyak 405 ton produk ikan kaleng berupa sarden, makarel, dan tuna yang diproduksi PT. Pacific Harvest Indonesia, Banyuwangi, ke sejumlah negara. Pelepasan ekspor tersebut menjadi bukti semakin tingginya daya saing produk olahan perikanan Jawa Timur di pasar internasional sekaligus  tingkat kepercayaan pasar global yang terus terjaga. Hal ini juga memperkuat hilirisasi industri yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat pesisir.

Pelepasan ekspor ditandai dengan prosesi pemecahan kendi sebagai simbol pemberangkatan 15 Full Container Load (FCL), masing-masing bermuatan sekitar 27 ton.

Dari total 15 kontainer tersebut, enam kontainer diekspor ke Tanzania, dua kontainer ke Uni Emirat Arab (United Arab Emirates/UAE), satu kontainer ke Albania, tiga kontainer ke Pelabuhan Dar es Salaam, Tanzania, masing-masing satu kontainer ke Beirut, Lebanon, dan Sihanoukville, Kamboja, serta dua kontainer lainnya sesuai tujuan ekspor perusahaan.

Gubernur Khofifah mengatakan, di tengah dinamika geopolitik global, kebutuhan terhadap produk pangan siap saji justru menunjukkan tren peningkatan. Kondisi tersebut membuka peluang yang semakin besar bagi industri pengolahan hasil perikanan Indonesia untuk memperluas pasar ekspor.

"Ternyata ketika berbagai negara mengalami konflik, kebutuhan ikan siap saji semakin tinggi. Tantangan itu justru menjadi peluang besar bagi Pacific Harvest Indonesia,” ujarnya.

“Kita berharap pasar ekspornya semakin luas, volumenya semakin besar, industrinya terus bertumbuh, dan manfaat ekonominya semakin dirasakan masyarakat Banyuwangi," imbuh Gubernur Khofifah.

Pelepasan ekspor ini dilakukan segera setelah peresmian PT Sunrise Masami International. Dikatakan Gubernur Khofifah, hal ini menjadi bukti penguatan hilirisasi industri perikanan dan diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap produk impor.

"Alhamdulillah kita bersyukur, tadi kita meresmikan Sunrise Masami International yang bergerak di industri kaleng. Saya juga baru tahu ternyata banyak sekali produk yang kemasannya menggunakan kaleng dan  kalengnya masih harus diimpor, termasuk yang digunakan Pacific Harvest ini,” tutur Gubernur Khofifah. 

“Sekarang industri substitusi impor itu mulai beroperasi. Ini menjadi harapan baru dan berita baik bagi kita semua, karena setiap investasi pasti mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja," terangnya.

Menurutnya, produksi kaleng di Banyuwangi akan memperbesar peluang ekspor sekaligus memperkuat perekonomian dan daya saing global. Terlebih dengan nilai tambah yang dilakukan lewat proses petik, olah, kemas, dan jual yang biasa digaungkan Gubernur Khofifah.

"Manfaat yang sangat signifikan adalah produk yang sebelumnya diimpor kini sudah diproduksi di Banyuwangi. Harapan kita produksinya terus meningkat sehingga kebutuhan industri lain yang selama ini masih mengimpor kaleng juga bisa dipenuhi dari sini," ujarnya.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan

14 September 2026 - 01:42 WIB

Gubernur Khofifah Paparkan Proyeksi Pendapatan Jatim Rp26,4 Triliun, Dorong Penguatan Fiskal dan Digitalisasi Pajak

13 September 2026 - 10:00 WIB

Tujuh Kali Misi Dagang Sepanjang 2026, Gubernur Khofifah Kembali Catat Transaksi Fantastis Rp2,5 Triliun

8 September 2026 - 12:26 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis