Menu ✖

Dark Mode
Sekdaprov Adhy Karyono: Visi Gerbang Baru Nusantara Bukan Jargon, Harus Bawa Dampak dan Manfaat Luas Gubernur Khofifah Hadirkan Bahan Pokok Murah dan Produk IKM bagi Warga Batuputih Laok Sumenep Gubernur Khofifah Perluas Akses Kesehatan Warga Sumenep Lewat Baksos dan Khitanan Massal di Pantai Slopeng Gubernur Khofifah Salurkan Ribuan Liter Air Bersih dan Sarana Penampungan bagi Masyarakat Sumenep Gubernur Khofifah Sambut Kembalinya Dua Putra Daerah Jatim dalam Acara Kenal Pamit Kapolda di Surabaya Gubernur Khofifah Beri Penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada 469 ASN Pemprov Jatim

Ekonomi & Bisnis

Gubernur Khofifah Pastikan Stok Beras dan Minyakita Aman Jelang Ramadhan

badge-check


Gubernur Khofifah Pastikan Stok Beras dan Minyakita Aman Jelang Ramadhan Perbesar

SIDOARJO, 19 FEBRUARI 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau harga dan ketersediaan  kebutuhan pokok di Pasar Larangan, Jl. Sunandar Priyo Sudarmo, Kab. Sidoarjo, Kamis (19/2).

Didampingi oleh Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Jawa Timur Langgeng Wisnu Adinugroho, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur (Disperindag Jatim) Iwan, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Sidoarjo Fenny Apridawati.

Dalam tinjauan tersebut, Gubernur Khofifah mendapati sejumlah sejumlah komoditas bahan pokok yang dijual dengan harga tinggi di atas HET. Seperti telur ayam dan juga daging ayam. 

“Kami melihat beberapa item yang membutuhkan percepatan supply. Telur harganya Rp 30.000, daging ayam Rp 41.000 sampai Rp 45.000 dengan HET Rp 40.000," kata 

"Jadi kenaikan dari HET ini saya minta koordinasikan dengan Kepala Dinas Peternakan. Karena pada dasarnya stoknya melimpah, tapi ada beberapa jaringan distribusi yang rupanya menaikkan harga. Sehingga sampai di pasar harganya di atas HET," lanjut Gubernur Khofifah.

Meski begitu, dirinya menilai untuk beras SPHP di Pasar Larangan masih terjangkau dengan standar harga di Rp 60.000 per 5 kg. Mengingat, pembelian beras di gudang Bulog mencapai Rp 11.000 per kg dengan kenaikan harga Rp 1.500 per kg saat sampai di tempat penjualan.

"Mudah-mudahan ini semua bisa memenuhi ketercukupan kebutuhan masyarakat untuk bisa memenuhi kebutuhannya. Ini Minyakita juga sudah mulai lancar karena harga di toko tadi sudah sampai pada harga Rp 15.500," jelasnya.

Di Pasar Larangan, harga cabe merah besar dipatok Rp. 30.000/kg, cabe rawit merah Rp. 85.000/kg dengan HET Rp. 40.000-57.000. Sedangkan, bawang merah dihargai Rp. 33.000-40.000/kg denban HET Rp. 36.500-41.500 serta bawang putih Rp.  32.000-34.000/kg.

"Jadi dinamika harga di saat Ramadhan seperti ini menurut saya harus terus dipantau dan dilakukan stabilisasinya. Karena biasanya ada kebutuhan rumah tangga yang meningkat di saat bulan Ramadhan seperti sekarang,” tegasnya.

“Terima kasih kepada Kepala Bulog Jawa Timur yang sudah berusaha untuk bisa memenuhi supply logistik, terutama beras dan minyak kita," pungkas Gubernur Khofifah.

Ia pun berharap, suplai untuk kebutuhan yang sudah stabil tetap terjaga. Sebab, jika suplai rendah di saat permintaan tinggi, maka harga akan naik.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Jawa Timur Langgeng Wisnu Adinugroho mengatakan bahwa pihaknya sampai dengan 19 Februari 2026 sudah menyalurkan Minyakita sebanyak 3,8 juta liter untuk seluruh wilayah Jawa Timur. Yang dinilainya masih sangat memenuhi kebutuhan di masyarakat.

"Kita minimal sampai 2-3 bulan masih punya stok untuk memenuhi pasar-pasar di seluruh wilayah Jawa Timur. Beras juga kita menguasai stok sekitar 881 ribu ton. Itu untuk 14 bulan ke depan. Jadi, khusus beras dan minyak yang kebetulan jadi tanggungjawab Bulog, kita sangat aman Jawa Timur," pungkasnya.

 

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Hadirkan Bahan Pokok Murah dan Produk IKM bagi Warga Batuputih Laok Sumenep

15 October 2026 - 11:05 WIB

Peringati Hari Jadi ke-81 Jawa Timur, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Kesehatan Guru dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat

11 October 2026 - 12:09 WIB

Pasar Murah Jadi Ruang Belanja Hemat Sekaligus Promosi Produk Lokal, Gubernur Khofifah Dorong UMKM Terus Tumbuh

7 October 2026 - 06:36 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis