Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Pastikan Intervensi Harga Pangan Berkelanjutan, Pasar Murah Disambut Antusias Warga Pasuruan Dua Heli Water Bombing Dikerahkan, Gubernur Khofifah Optimistis Karhutla Bromo Segera Dipadamkan Dari Grahadi untuk Keluarga Pejuang, Gubernur Khofifah Lepas Tim Bakti Negeri Anak Bangsa Salurkan Bantuan ke 22 Daerah Gubernur Khofifah Pesankan Semangat Heroisme dan Nasionalisme kepada 1.537 Kontingen Pramuka Jatim Ringankan Beban Ekonomi Ojol, Gubernur Khofifah Hadirkan Pembebasan Denda dan Pokok Tunggakan PKB di Jawa Timur Kunjungan Armada Angkatan Laut RRT ke Surabaya, Gubernur Khofifah Bahas Potensi Kerja Sama Teknologi Maritim

Politik & Pemerintahan

Gubernur Khofifah Sebut Manufaktur Jatim 31,16% Triwulan III-2025 Jadi Fondasi Kemitraan Perdagangan dengan RRT di 2026

badge-check


Gubernur Khofifah Sebut Manufaktur Jatim 31,16% Triwulan III-2025 Jadi Fondasi Kemitraan Perdagangan dengan RRT di 2026 Perbesar

SURABAYA, 5 JANUARI 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memenuhi undangan  Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Ye Su, yang berlangsung di Kediaman Konsulat Jenderal RRT Surabaya, Sabtu (3/1).

Dalam pertemuan  tersebut, Gubernur Khofifah dan Konjen Ye Su banyak membahas penguatan kerja sama antara Pemerintah RRT dan Indonesia khususnya Jatim.

Beberapa poin yang dibahas diantaranya adalah pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui beasiswa bagi pelajar dan pelatihan guru SMK, kerjasama bidang manufaktur serta potensi ekspor sarang walet ke Tiongkok.

Terkait pengembangan SDM, Jatim kata Khofifah, telah menyiapkan ekosistem pendidikan melalui  penyiapan sekolah-sekolah unggulan berasrama yang berorientasi pada pembentukan karakter, kepemimpinan, dan berdaya saing global.

"Penguatan pendidikan menengah di Jawa Timur berjalan selaras dengan kebutuhan pendidikan tinggi, sehingga transisi siswa dari SMA ke perguruan tinggi dapat berlangsung lebih efektif dan berkeadilan," kata Khofifah.

Lebih lanjut ia menjelaskan, skema penerimaan ke perguruan tinggi di Indonesia terdiri dari skema tes dan tanpa tes. Khusus tanpa tes dinilai berdasarkan prestasi siswa.

"Kalau tanpa tes, pengumumannya di bulan Maret. Itu dilihat dari prestasi, baik akademik maupun jalur prestasi. Dan sejak 2020 sampai 2025, siswa Jawa Timur konsisten yang tertinggi diterima di Perguruan Tinggi Negeri dengan maupun tanpa tes," katanya. 

"Pemprov Jatim mengelola enam sekolah berasrama. Sekolah-sekolah ini memang kami desain untuk mencetak calon pemimpin masa depan. Karena itu, ketika ada peluang beasiswa internasional, termasuk ke Tiongkok, bisa kita siapkan dari sekolah-sekolah ini,” ujarnya.

Di bidang perdagangan, kerja sama antara Jatim dan RRT  kami harapkan  akan diarahkan pada pengembangan sektor manufaktur serta peningkatan ekspor produk unggulan daerah.

Menurutnya, Jatim memiliki basis industri yang kuat dan siap menjadi mitra strategis dalam pengembangan manufaktur. Pada triwulan III tahun 2025 misalnya, kontribusi industri manufaktur Jatim sebesar 31,16% dan lebih tinggi dari nasional.

Sementara untuk ekspor, salah satu komoditas unggulan yang dibahas adalah ekspor sarang burung walet ke Tiongkok. Menurutnya, Jatim memiliki potensi besar dalam komoditas tersebut sehingga ia mendorong peningkatan kualitas serta pemenuhan standar ekspor internasional.

"Sarang burung walet adalah peluang besar bagi Jawa Timur. Dengan standar yang tepat dan kerja sama yang kuat, kami optimistis ekspor ke Tiongkok dapat terus ditingkatkan. Karena memang selama ini ada aturan karantina," ucapnya.

Konjen RRT Ye Su, menyampaikan apresiasinya atas komitmen Pemprov dalam memperkuat kerja sama strategis dengan Tiongkok, khususnya di sektor pendidikan dan perdagangan. 

Menurutnya, langkah-langkah yang dilakukan Jatim menunjukkan keseriusan dalam menyiapkan SDM dan memperluas peluang kolaborasi internasional.

Ia juga menilai kesiapan ekosistem pendidikan, dukungan terhadap pengembangan industri manufaktur, serta potensi ekspor Jatim sebagai fondasi kuat untuk mempererat kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan antara Tiongkok dan Jatim.

"Kami melihat Jawa Timur memiliki komitmen kuat dalam pengembangan pendidikan dan SDM. Tiongkok terbuka untuk memperluas kerja sama, baik melalui beasiswa, pelatihan, maupun kolaborasi di bidang manufaktur dan perdagangan," pungkasnya. 

Kepala Biro Adm. Pimpinan

Pulung Chausar

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Terima Dubes Maroko di Grahadi, Buka Peluang Beasiswa hingga Investasi bagi Jawa Timur

4 August 2026 - 03:10 WIB

Lantik Enam Pejabat Baru, Gubernur Khofifah Dorong Percepatan Digitalisasi dan Penguatan Integritas Birokrasi

15 July 2026 - 01:49 WIB

Gubernur Khofifah: Keberhasilan Birokrasi Diukur dari Manfaat Nyata yang Dirasakan Masyarakat melalui Pelayanan Publik Berkualitas

2 July 2026 - 10:54 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan