Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah dan Presiden Prabowo Hadiri Peringatan 100 Tahun Gontor, Apresiasi Kontribusi Pendidikan Pesantren bagi Bangsa Pemprov Jatim Salurkan Air Bersih dan Sarana Penampungan, Gubernur Khofifah Perkuat Mitigasi Kekeringan Sholat Istisqa’ Dipimpin Syaikh Muhammad Fadhil Al Jailani, Gubernur Khofifah Mohon Hujan Rahmat untuk Jatim Pasar Murah Hadir di Desa Kedungdung Sampang, Gubernur Khofifah Pastikan Kebutuhan Pokok Terjangkau Kekeringan Meluas di Jatim, Gubernur Khofifah Dorong Pencarian Sumber Air Permanen hingga Pembangunan Embung Gubernur Khofifah Apresiasi Mega Science Center Jatim Park, Hadirkan Ruang Belajar Interaktif Berbasis AI dan STEM

Politik & Pemerintahan

Gubernur Khofifah Siapkan Penandatanganan Sister Province Jatim–Samarkand April Mendatang

badge-check


Gubernur Khofifah Siapkan Penandatanganan Sister Province Jatim–Samarkand April Mendatang Perbesar

SURABAYA, 14 FEBRUARI 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjajaki peluang kerja sama _sister province_ antara Jawa Timur dengan Samarkand, yakni kota tertua di Asia Tengah dan terbesar kedua di Uzbekistan.

Penjajakan tersebut dibahas saat menerima Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia dan ASEAN, Oybek Eshonov, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (13/2).

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas rencana penandatanganan kerja sama sister province yang diharapkan dapat memperkuat hubungan bilateral, khususnya di bidang perdagangan, pendidikan, kebudayaan, dan penguatan jejaring masyarakat.

"Selamat datang di Jawa Timur, His Excellency Bapak Oybek. Beliau menyampaikan harapan kemungkinan kita bisa melakukan penandatanganan kerja sama _sister province_ antara Jawa Timur dengan Samarkand," ujar Khofifah.

Khofifah menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah menempuh proses administrasi dan perizinan sesuai ketentuan yang berlaku, melalui koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. 

Setelah tahapan tersebut selesai, penandatanganan protokol kerja sama direncanakan dapat dilaksanakan sebelum selanjutnya diajukan untuk memperoleh persetujuan DPRD Jawa Timur.

Rencananya, penandatanganan akan dilakukan bertepatan dengan kunjungan Gubernur Samarkand ke Jawa Timur pada 4–7 April mendatang.

Selain aspek ekonomi dan pemerintahan, Gubernur Khofifah menekankan bahwa hubungan Jawa Timur dan Samarkand memiliki kedekatan historis dan spiritual yang kuat.

"Jawa Timur dan Samarkand ini punya hubungan spiritual dan keagamaan yang erat. Dari pondok pesantren kita, banyak sekali kunjungan religi ke makam dari Syekh Imam Bukhari karena mereka banyak mengkaji hadits Imam Bukhari. Sekarang pun rombongan dari Pesantren Ploso Kediri dipimpin langsung oleh Kyai Nurul Huda juga sedang berada di Samarkand," jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa saat ini rombongan dari Pesantren Ploso Kediri yang dipimpin oleh Kyai Nurul Huda tengah berada di Samarkand untuk kegiatan keagamaan.

Lebih lanjut, Khofifah menambahkan bahwa salah satu Wali Songo, yakni Syekh Maulana Malik Ibrahim, yang memiliki peran penting dalam penyebaran Islam di Jawa Timur, diyakini berasal dari wilayah Asia Tengah, termasuk Samarkand. Hal tersebut memperkuat ikatan historis dan kultural antara kedua wilayah.

"Bukan itu saja, wali songo di Jawa Timur juga ada yang berasal dari Samarkand, yaitu Syekh Maulana Malik Ibrahim. Jadi pada dasarnya, kita juga membangun kekuatan spiritualitas dari perspektif budaya dalam hubungan Indonesia-Uzbekistan, khususnya Jawa Timur-Samarkand," lanjut Khofifah.

Dari sisi perdagangan, hubungan Jawa Timur dan Uzbekistan menunjukkan tren yang positif. Pada periode Januari–Oktober 2025, nilai ekspor nonmigas Jawa Timur ke Uzbekistan mencapai USD 9,36 juta, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, dengan tren pertumbuhan rata-rata lima tahun terakhir yang cukup tinggi.

Komoditas utama ekspor Jawa Timur meliputi lemak dan minyak nabati, produk makanan olahan, sabun dan preparat pembersih, serta kertas dan karton.

Sementara itu, nilai impor Jawa Timur dari Uzbekistan tercatat sebesar USD43,06 juta, dengan komoditas utama berupa pupuk yang berkontribusi penting terhadap sektor pertanian di Jawa Timur.

Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia dan ASEAN, Oybek Eshonov, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran serta komitmen untuk mempererat hubungan kedua wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, Dubes Oybek juga menyampaikan ucapan Ramadhan Mubarak menjelang bulan suci Ramadan, dengan harapan bulan tersebut membawa keberkahan dan kesehatan bagi masyarakat Indonesia dan Uzbekistan.

"Terima kasih, Bu Gubernur, yang telah mengatur pertemuan ini. Gubernur Samarkand menyampaikan salam hormat. Tadi kita sudah berdiskusi dan banyak hal yang kita bicarakan. Mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk kedua belah pihak dan semoga mempererat hubungan kami," pungkasnya. 

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Usulkan Penguatan Kebijakan LP2B, Pastikan Ketahanan Pangan dan Industrialisasi Berjalan Beriringan

15 September 2026 - 10:27 WIB

Perkuat Ekonomi dan Produktivitas Masyarakat, Gubernur Khofifah Tekankan Optimalisasi P-APBD 2026

4 September 2026 - 11:54 WIB

Kabiro Adpim Jatim: Humas Pemerintah Tak Cukup Menyampaikan Informasi, Harus Membangun Kepercayaan Publik

21 August 2026 - 04:09 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan