Menu

Dark Mode
Puluhan Ribu Warga Padati Masjid Al-Akbar, Lepas Sambut 1 Muharram 1448 H Bersama Gubernur Khofifah Pemprov Jatim Tegaskan Peserta yang Mengikuti Prosedur Jalan Sehat Telah Menerima Kupon dan Paket Makanan Peringati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Gubernur Khofifah Dorong Budaya Tolong-Menolong sebagai Fondasi Kesalehan Sosial Sambut 1 Muharram 1448 H, Gubernur Khofifah Gelar Jalan Sehat dan Siapkan 20 Ribu Kupon Doorprize untuk Masyarakat Investor Global Berebut Masuk Indonesia, Presiden Dorong Keterbukaan Data untuk Perkuat Kepercayaan Pasar Pemerintah Nilai Program MBG Efektif Tingkatkan Perputaran Ekonomi Melalui UMKM Daerah

Daerah

Gubernur Khofifah Targetkan Rekonstruksi Jembatan Penghubung di Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo Tuntas Agustus

badge-check


Gubernur Khofifah Targetkan Rekonstruksi Jembatan Penghubung di Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo Tuntas Agustus Perbesar

Wujudkan Jatim Akses, Pastikan Mobilitas Santri dan Konektivitas Pesantren Terjamin

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau rekonstruksi jembatan yang menghubungkan Pondok Putri Hafshawaty Zainul Hasan Genggong di Desa Temenggungan Kecamatan Krejengan ke SMK Zainul Hasan dan Pondok Putra Hafshawaty di Desa Karangbong, Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo, Kamis, (19/6).

Gubernur Khofifah menyampaikan, jembatan tersebut dibangun ulang setelah pada Februari 2025 mengalami kerusakan akibat intensitas hujan lebat disertai rombolan material yang beragam menghantam jembatan. Akibatnya akses masyarakat pun terputus.

“Bisa dibayangkan para santri harus keliling dengan berjalan kaki. Insyaallah saat ini sedang disambung dan ditargetkan selesai ahir Agustus,” ujar Khofifah.

Menurut Khofifah, rekonstruksi jembatan masuk ke dalam 9 Nawa Bhakti Satya, yakni Jatim Akses. Sebab, aspek terkait infrastruktur merupakan penguat konektivitas.

“Bersama-sama memberikan layanan terbaik bagi seluruh masyarakat untuk memudahkan akses dan mempercepat pergerakan manusia,” tuturnya.

Ke depan, Khofifah berharap sinergi memperkuat infrastruktur khususnya jembatan di Jawa Timur harus dilakukan bersama-sama antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota.

“Bersama-sama membangun infrastruktur antara Pemprov dan Pemkab untuk percepatan konektivitas serta memaksimalkan layanan terbaik bagi masyarakat,” jelasnya.

Perbaikan jembatan disambut baik Lailatul Nafizah siswi SMK jurusan DKV kelas XI yang mengungkapkan terima kasih kepada Gubernur Khofifah karena membantu perbaikan jembatan.

“Senang dan terima kasih karena saya dan teman-teman bisa berangkat sekolah lebih cepat,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Aulya sebagai alumni santri mengatakan, perbaikan jembatan memudahkan aktivitas santri karena jaraknya tidak jauh.

“Mempermudah akses. Untuk itu saya ucapkan terima kasih Bu khofifah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Zainul Hasan, Andiy J Musthafa mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Khofifah karena menaruh perhatian kepada santri sehingga akses santri dari pondok ke sekolah lebih cepat.

“Saya ucapkan terima kasih dan berharap pengerjaan jembatan segera diselesaikan untuk mendukung aktivitas santri,” pungkasnya.

 

Baca Lainnya

Idul Adha 1447 H: BAZNAS Jombang Berbagi Kebahagiaan Qurban untuk Warga Pinggiran

28 May 2026 - 16:08 WIB

Sowan Masyayikh Thariqah Jadi Langkah JATMAN Jombang Perkuat Pembinaan Akhlak dan Nilai Kebangsaan

12 May 2026 - 05:57 WIB

Sowan Masyayikh Thariqah, JATMAN Jombang Tegaskan Komitmen Menjaga Tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah dan Peran Sosial Keumatan

4 April 2026 - 02:37 WIB

Berita Populer di Keagamaan