Menu ✖

Dark Mode
Perkuat Konektivitas Ekonomi Jatim–Kaltim, Gubernur Khofifah Resmikan Kantor Cabang Bank Jatim di Balikpapan Pendaftaran Tahap Kedua Dibuka 10 Oktober, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi ke-81 Jatim Gubernur Khofifah Tinjau Servis Motor Gratis di Sidoarjo, Dorong Siswa SMK Siap Terjun ke Dunia Kerja Sambut Hari Jadi ke-81 Jawa Timur, Biro Adpim Jatim Persembahkan Dua Penghargaan AHI 2026 Jawa Timur Bersholawat Semarakkan Hari Jadi ke-81, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Perkuat Persaudaraan dan Kebersamaan Gubernur Khofifah Ajak Taruna-Taruni Jatim Siapkan Diri Jadi Pemimpin Masa Depan Menuju Indonesia Emas 2045

Keagamaan

Haul Sunan Ampel ke-549 Jadi Momentum Muhasabah, Khofifah Ajak Perkuat Moral dan Tata Krama

badge-check


Haul Sunan Ampel ke-549 Jadi Momentum Muhasabah, Khofifah Ajak Perkuat Moral dan Tata Krama Perbesar

SURABAYA, 6 FEBRUARI 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri PPPA RI Arifatul Choiri Fauzi hadir dalam Haul Agung ke-549 Sunan Ampel di kawasan Makam Sunan Ampel Surabaya, Jumat (6/2) malam.

Gubernur Khofifah yang hadir didampingi cucunya Aisyah Nabila atau Aila tampak khusyuk memanjatkan doa, dzikir dan tahlil di depan pusara Sunan Ampel bersama ribuan jema'ah dan peziarah lainnya.

Gubernur Khofifah secara khusus dalam sambutannyan mengajak seluruh peziarah yang hadir untuk meneladani kesantunan, akhlakul karimah dan tata krama yang menjadi ciri khas ajaran Sunan Ampel. 

"Bersyukurlah kita bahwa Allah menurunkan lima dari sembilan Wali Songo di Jawa Timur. Para Waliyullah inilah yang menuntun kita untuk membaca Sholawat, berdzikir dan secara khusus Sunan Ampel mengajarkan kita tentang kesantunan, akhlakul Karimah dan tata krama yang patut menjadi patokan kita," ajak Gubernur Khofifah.

Sebagaimana diketahui, Sunan Ampel atau Raden Rahmat Sayyid Ali Rahmatullah merupakan salah satu Wali Sembilan yang lebih dikenal Wali Songo yang memiliki peran sangat besar dalam sejarah Islam di tanah Jawa, khususnya di Jawa Timur.

Nilai utama yang diajarkan Sunan Ampel adalah Islam yang berakhlak, damai, dan menyejukkan. Prinsip falsafah ajaran moral  Moh Limo Sunan Ampel yakni menjauhi lima perkara tercela, menjadi fondasi moral masyarakat.

Lima perkara tersebut adalah : moh main (tidak mau berjudi) ; moh ngombe (tidak mau minum minuman keras /mabuk); moh maling (tidak mau mencuri) : moh madat (tidak mau mengkonsumsi candu/narkoba) dan terakhir moh madon (tidak mau berzina).

"Hal ini sekaligus menegaskan bahwa dakwah Islam tidak hanya berkaitan dengan ibadah ritual, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan tatanan sosial yang berkeadaban," lanjut Gubernur Jatim. 

Untuk itu, peringatan Haul Agung ini juga menjadi momentum muhasabah bersama dalam meneladani akhlak para wali dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai pemimpin, aparatur negara, maupun sebagai masyarakat.

"Mudah-mudahan langkah, pikiran dan hati kita akan selalu berseiring dengan apa yang telah diteladankan oleh Sunan Ampel," ucap Khofifah. 

Di akhir, Gubernur Khofifah juga memanjatkan do'a keberkahan bagi seluruh peziarah serta secara umum bagi Jawa Timur dan Indonesia.

"Mudah-mudahan semua yang hadir disini akan diberi keberkahan rezeki, hati, ilmu, keluarga dan anak-anak kita. Barokah untuk Jawa Timur, barokah Indonesia," pungkasnya. 

Turut hadir dalam Haul Agung ke-549 Sunan Ampel, Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indri Yani, Ibu Nyai Hj. Khomsatun, Ibu Syarifah Suud Ba'agil, Ibu Nyai Hj. Ainur Rohmah serta para keluarga Sayyid Ali Rahmatullah atau Sunan Ampel serta ratusan peziarah dari seluruh daerah di Jawa Timur.

Baca Lainnya

Masuk Raudhah Jadi Momentum, Gubernur Khofifah Ajak Umat Meneladani Keilmuan dan Akhlak Sayyidah Aisyah RA

23 September 2026 - 11:51 WIB

Doakan Muktamar NU ke 35 Lahirkan Pemimpin yang Alim, Wara’, dan Empati yang tulus kepada Umat.

30 August 2026 - 14:08 WIB

Idul Adha 1447 H: BAZNAS Jombang Berbagi Kebahagiaan Qurban untuk Warga Pinggiran

28 May 2026 - 16:08 WIB

Berita Populer di Keagamaan