Menu

Dark Mode
Jejaring Alumni UNAIR Jadi Jembatan Kolaborasi Jatim–Kaltara, Gubernur Khofifah Buka Peluang Pendidikan hingga Peternakan Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Hidup Aktif, Perkuat Pembinaan Atlet dan Olahraga Inklusif di Jatim Maulidurrasul dan Harlah Ke-80 Muslimat NU, Gubernur Khofifah Serukan Penguatan Peran Perempuan untuk Perdamaian Dunia Tujuh Kali Misi Dagang Sepanjang 2026, Gubernur Khofifah Kembali Catat Transaksi Fantastis Rp2,5 Triliun Gubernur Khofifah Pastikan Tambahan Modal Rp100 Miliar Perkuat Peran Jamkrida Buka Akses Pembiayaan bagi UMKM Gubernur Khofifah Dorong Ketahanan Pangan di Tengah Kemarau, Harga Bahan Pokok di Lumbang Dipangkas

Ekonomi & Bisnis

Indonesia Percepat Pengembangan Industri Chip Nasional Lewat Kerja Sama President University dan Intel

badge-check


Indonesia Percepat Pengembangan Industri Chip Nasional Lewat Kerja Sama President University dan Intel Perbesar

Jakarta – Indonesia terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor semikonduktor melalui kolaborasi strategis antara President University, National Taiwan Normal University (NTNU), dan perusahaan teknologi global Intel.

Kerja sama tersebut diarahkan untuk membangun kapasitas talenta nasional di bidang desain dan manufaktur semikonduktor, sekaligus mendukung percepatan pengembangan industri teknologi tinggi di dalam negeri.
Pendiri President University, Setyono Djuandi Darmono, menyampaikan bahwa kemitraan ini menjadi langkah penting agar Indonesia mampu mengejar ketertinggalan dalam industri semikonduktor yang saat ini berkembang pesat secara global.

Melalui kolaborasi tersebut, President University bersama NTNU akan mengembangkan kurikulum pendidikan semikonduktor yang relevan dengan kebutuhan industri. Intel turut berperan dalam memberikan masukan agar materi pembelajaran sesuai dengan standar global dan kebutuhan pasar kerja.

Selain penguatan kurikulum, kerja sama ini juga diharapkan mampu mencetak talenta muda Indonesia yang memiliki kompetensi tinggi di bidang desain chip, riset, hingga pengembangan teknologi berbasis semikonduktor.

Pemerintah disebut turut memberikan dukungan terhadap pengembangan pendidikan semikonduktor, termasuk melalui skema pendanaan bagi mahasiswa yang menempuh bidang studi tersebut.

Langkah ini dinilai menjadi bagian penting dari strategi nasional untuk membangun ekosistem industri semikonduktor yang kompetitif, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok teknologi global.

Baca Lainnya

Tujuh Kali Misi Dagang Sepanjang 2026, Gubernur Khofifah Kembali Catat Transaksi Fantastis Rp2,5 Triliun

8 September 2026 - 12:26 WIB

Gubernur Khofifah Pastikan Tambahan Modal Rp100 Miliar Perkuat Peran Jamkrida Buka Akses Pembiayaan bagi UMKM

8 September 2026 - 07:02 WIB

Jangkau 118 Titik di Jatim, Gubernur Khofifah Konsisten Jaga Daya Beli dan Ketahanan Pangan Masyarakat

6 September 2026 - 08:27 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis