Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah: Ketahanan Pangan Bukan Isu Sederhana, Integrasi Matra TNI Jadi Kunci Kedaulatan Nasional Gubernur Khofifah Nilai SMKN 1 Buduran Jadi Role Model Nasional Pendidikan Vokasi Berbasis Industri KONI Pusat Nilai Lari Trail Berpotensi Berprestasi Global Layanan Peserta PBI JKN Tetap Berjalan Selama Tiga Bulan KKN Pertanahan Perkuat Kompetensi Mahasiswa di Bidang Agraria Presiden Dorong Profesionalisme TNI–Polri di Rapim 2026

Ekonomi & Bisnis

Kemenekraf Dukung Jakarta Jadi Etalase Ekonomi Kreatif Global

badge-check


Kemenekraf Dukung Jakarta Jadi Etalase Ekonomi Kreatif Global Perbesar

Jakarta — Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kementerian Ekraf/Bekraf) memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas dukungan dan kolaborasi dalam pelaksanaan berbagai program prioritas ekonomi kreatif sepanjang 2025. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai berperan penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional, khususnya di Jakarta sebagai kota strategis.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyampaikan bahwa kerja sama lintas sektor yang terjalin telah membuka peluang lebih luas bagi pelaku ekonomi kreatif Indonesia untuk memperluas jejaring internasional dan menembus pasar global. Hal itu disampaikannya dalam pertemuan bersama jajaran Pemprov DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Menurut Teuku Riefky, Jakarta memiliki posisi strategis sebagai wajah ekonomi kreatif nasional, sehingga kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

Sepanjang 2025, dukungan Pemprov DKI Jakarta diwujudkan melalui sejumlah agenda strategis, antara lain penyelenggaraan Friends of Creative Economy (FCE) Meeting 2025, fasilitasi promosi karya komikus Indonesia pada ajang Singapore Comic Con, serta kolaborasi peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional melalui kampanye Oktoberkreasi.

Ia mengungkapkan, FCE Meeting 2025 mendapatkan respons positif dari komunitas internasional. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai negara, dengan 300 peserta hadir secara langsung, menunjukkan tingginya minat global terhadap forum dialog ekonomi kreatif yang digelar di Indonesia.

Kementerian Ekraf juga menyatakan dukungan terhadap langkah Pemprov DKI Jakarta dalam memperkuat posisi Jakarta sebagai salah satu dari 20 besar kota global dunia. Salah satu strateginya adalah mendorong penyelenggaraan lebih banyak agenda ekonomi kreatif berskala internasional di Jakarta.

Sebagai tindak lanjut, Kementerian Ekraf berencana menggelar World Conference on Creative Economy (WCCE) di Jakarta pada 2026. Forum dua tahunan tersebut diharapkan menjadi wadah global bagi para pemangku kepentingan ekonomi kreatif untuk berbagi gagasan, membangun kolaborasi, serta menegaskan peran ekonomi kreatif dalam pembangunan berkelanjutan.

Selain agenda internasional, Kementerian Ekraf juga terus mendukung penguatan infrastruktur ekonomi kreatif di Jakarta melalui aktivasi ruang-ruang publik kreatif, seperti Jakarta Creative Hub, Taman Ismail Marzuki, kawasan Ancol, hingga Jakarta International Stadium. Aktivasi ini diarahkan untuk mendukung peringatan 500 tahun Jakarta pada 2027 serta mendorong distribusi karya dan peningkatan nilai ekonomi pelaku ekraf.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung beserta jajaran pejabat Pemprov DKI Jakarta dan Kementerian Ekraf.

 

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Optimistis Tren Ekonomi Jatim Berlanjut di 2026, Didukung Investasi dan PMTB Tumbuh 6,66 Persen

9 February 2026 - 07:48 WIB

OJK Fokus Jaga Stabilitas Industri ITSK dan Aset Digital

8 February 2026 - 23:33 WIB

Menko Pangan Dorong Stabilitas Harga lewat Penyerapan Gabah

8 February 2026 - 23:25 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis