Menu ✖

Dark Mode
Hasil Misi Dagang Makassar Rp5,693 Triliun, Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Tumbuh Bersama Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemprov dan BAZNAS dalam Program Rutilahu Gubernur Khofifah Dorong Investasi Ekologis Lewat Penanaman 8.100 Mangrove Berbuah Rekor MURI Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp1 Juta per Murid dan Tanam 100 Pohon di Kota Probolinggo Gubernur Khofifah Sapa Warga Paciran Lamongan dan Serahkan Bantuan Pangan Gratis di Pasar Murah ke-220 Gubernur Khofifah Hadir Langsung di Pronojiwo Lumajang, Serahkan Santunan dan Bantuan Renovasi Rumah Terdampak Longsor

Sosial & Budaya

Pokja BSAN Hadir Perkuat Lingkungan Sekolah Aman dan Inklusif

badge-check


Pokja BSAN Hadir Perkuat Lingkungan Sekolah Aman dan Inklusif Perbesar

Jakarta – Kelompok Kerja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (Pokja BSAN) didorong menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan kekerasan dan perundungan di lingkungan sekolah.

Pembentukan Pokja BSAN merupakan bagian dari implementasi Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman yang bertujuan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan bahwa pendekatan penanganan kekerasan di satuan pendidikan kini diarahkan tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga promotif dan preventif. Sekolah diharapkan mampu membangun budaya yang mendukung kesejahteraan fisik, psikologis, dan sosial seluruh warga pendidikan.

Pokja BSAN memiliki peran penting dalam mengoordinasikan langkah pencegahan, edukasi, hingga penguatan karakter peserta didik agar tercipta lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif. Selain melibatkan pihak sekolah, upaya tersebut juga membutuhkan partisipasi orang tua, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Regulasi terbaru tersebut sekaligus menggantikan aturan sebelumnya terkait Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) dan Satgas PPKS. Pemerintah menilai pendekatan budaya sekolah aman dan nyaman perlu dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan agar mampu mencegah terjadinya perundungan maupun tindak kekerasan sejak dini.

Kemendikdasmen berharap keberadaan Pokja BSAN dapat memperkuat sinergi seluruh elemen pendidikan dalam menciptakan sekolah sebagai ruang belajar yang aman, sehat, dan mendukung perkembangan karakter peserta didik secara optimal.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemprov dan BAZNAS dalam Program Rutilahu

4 November 2026 - 08:23 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Investasi Ekologis Lewat Penanaman 8.100 Mangrove Berbuah Rekor MURI

4 November 2026 - 01:41 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp1 Juta per Murid dan Tanam 100 Pohon di Kota Probolinggo

3 November 2026 - 12:47 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya