Jakarta, Petik – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Pertamina Corporate University (PCU) sedang menjajaki kemungkinan kerja sama untuk mengembangkan pelatihan bagi tenaga kerja di sektor energi. Fokus utama dari kerjasama ini adalah pelatihan Health, Safety & Environment (HSE) serta pelatihan operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Tujuan dari kerja sama ini adalah untuk memperkuat sumber daya manusia agar lebih kompeten, aman, dan siap bekerja di industri energi nasional.
Dalam audiensi antara Kemnaker dan PCU, dibahas pemanfaatan fasilitas Balai Besar/Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP/BPVP) sebagai tempat pelatihan yang terstandar dan mudah diakses dari berbagai wilayah. Pelatihan HSE bertujuan untuk meningkatkan standar keselamatan kerja di lingkungan industri, mengurangi risiko kecelakaan, serta memastikan perlindungan yang baik bagi pekerja. Sementara itu, pelatihan operator SPBU melalui Program Energy Service Academy (ESA) bertujuan menghasilkan tenaga operasional yang profesional dan kompeten dalam memberikan layanan kepada masyarakat.
Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menjelaskan bahwa strategi ini bertujuan untuk memperkuat hubungan antara pelatihan vokasi yang diselenggarakan pemerintah dan kebutuhan nyata dunia kerja di sektor energi, terutama dalam hal keselamatan kerja dan pelayanan publik. Kerja sama ini juga akan melibatkan pembahasan teknis mengenai model pelatihan, kebutuhan fasilitas, skema pelaksanaan, dan opsi kerja sama berkelanjutan.
Diharapkan, upaya ini dapat menciptakan tenaga kerja yang lebih terampil dan siap menghadapi tantangan industri, serta memberikan layanan yang lebih profesional dan aman kepada masyarakat, termasuk di stasiun pengisian bahan bakar di berbagai daerah.
Sumber: Infopublik




















