Menu

Dark Mode
Melalui Program Sapa Bansos 2026, Gubernur Khofifah Dorong Pengentasan Kemiskinan dan Kemandirian Masyarakat Kota Probolinggo Pemerintah Perkuat Pemberdayaan dan Ekonomi Desa demi Menekan Jumlah Desa Tertinggal di Indonesia BMKG Perkirakan Musim Kemarau Tahun Ini Lebih Panjang, Sektor Pertanian Diminta Bersiap Stabilitas Ekonomi dan Penguatan Investasi Jadi Fokus Pemerintah dalam Menopang Pertumbuhan Nasional IHSG Rebound Kuat Setelah Tekanan Pasar, Investor Sambut Positif Langkah Regulator Gubernur Khofifah Buka Peluang Santri Jawa Timur Kuliah STEM dan Al-Azhar Mesir Melalui Beasiswa LPPD 2026

Ekonomi & Bisnis

Koordinasi Pemerintah Pusat dan NTB Siapkan Angkutan Lebaran 2026

badge-check


Koordinasi Pemerintah Pusat dan NTB Siapkan Angkutan Lebaran 2026 Perbesar

Mataram, Petik — Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengadakan pertemuan dengan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, pada Sabtu (28/2/2026), untuk membahas kesiapan angkutan Lebaran 2026 di NTB. Fokus utama dalam pertemuan tersebut adalah penguatan angkutan penyeberangan, kesiapan pelabuhan, dan koordinasi antara berbagai pihak untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik dan wisatawan selama libur Idulfitri.

“Sebagai provinsi kepulauan, NTB sangat bergantung pada angkutan penyeberangan dan transportasi udara, yang didukung oleh jalan nasional. NTB juga merupakan destinasi pariwisata unggulan, sehingga diperkirakan akan ada peningkatan pergerakan, baik untuk mudik maupun wisata,” kata Menhub Dudy.

Menurut Survei Angkutan Lebaran Nasional, pergerakan masyarakat pada 2026 diperkirakan mencapai 146 juta orang. Pergerakan asal NTB diprediksi sekitar 1,58 juta orang, sementara pergerakan menuju NTB diperkirakan mencapai 1,22 juta orang.

Pelabuhan Lembar diperkirakan akan menjadi salah satu pelabuhan penyeberangan tersibuk di Indonesia, dengan sekitar 1,1 juta penumpang diproyeksikan menggunakan pelabuhan tersebut selama Angkutan Lebaran. Menhub menekankan pentingnya manajemen lalu lintas di sekitar pelabuhan untuk menghindari penumpukan kendaraan dan memastikan kelancaran arus keluar-masuk kendaraan serta ketersediaan kantong parkir.

Menhub juga mendorong koordinasi yang lebih baik antara pemerintah pusat, Pemprov NTB, TNI, dan Polri untuk memastikan kelancaran dan keselamatan angkutan Lebaran. Pemeriksaan kelaiklautan kapal, pemantauan cuaca, kesiapan dermaga, dan pengawasan kapasitas muatan menjadi prioritas utama.

NTB juga menjadi salah satu tujuan Program Mudik Gratis via Jalur Laut dengan kuota 450 penumpang untuk rute Lembar–Surabaya, yang akan berlangsung dari 11 Maret hingga 5 April 2026. Menhub meminta Pemprov NTB untuk memastikan ketersediaan angkutan umum dan layanan feeder menuju titik pemberangkatan guna mencegah kepadatan.

Selain pelabuhan, jalur arteri di NTB juga menjadi perhatian karena potensi kemacetan akibat aktivitas pasar tumpah dan destinasi wisata. Terdapat 12 titik pasar tumpah dan sejumlah lokasi wisata utama yang berpotensi menyebabkan kepadatan. Oleh karena itu, optimalisasi rest area, termasuk 115 lokasi masjid dan fasilitas umum, disarankan sebagai tempat istirahat sementara bagi pemudik dan wisatawan.

Menutup pertemuan, Menhub menegaskan bahwa peningkatan keselamatan, kebijakan yang tepat, penguatan pengaturan lalu lintas, dan sinergi antarinstansi adalah kunci sukses penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 di NTB.

Baca Lainnya

Melalui Program Sapa Bansos 2026, Gubernur Khofifah Dorong Pengentasan Kemiskinan dan Kemandirian Masyarakat Kota Probolinggo

11 June 2026 - 06:34 WIB

IHSG Rebound Kuat Setelah Tekanan Pasar, Investor Sambut Positif Langkah Regulator

11 June 2026 - 04:44 WIB

Survei DEN Sebut Program MBG Mampu Mendorong Terciptanya Rantai Pasok Baru bagi UMKM Daerah

10 June 2026 - 06:14 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis