Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah: Kopi dan Kakao Jatim Siap Menjadi Komoditas Unggulan Berkelas Dunia Nobar Final Piala Dunia di Grahadi Berlangsung Meriah, Gubernur Khofifah Tekankan Nilai Sportivitas dan Solidaritas Idul Khotmi Nasional ke-234 Jadi Momentum, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Spiritualitas dan Persaudaraan Umat Banyuwangi Ethno Carnival 2026 Jadi Etalase Budaya Dunia, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Sinergi Pentahelix Tinjau KKMP Tukangkayu, Gubernur Khofifah Tekankan Penguatan Jaringan Bulog dan Pertamina untuk Jamin Pasokan Pendidikan Gratis Berkualitas untuk Keluarga Kurang Mampu, Gubernur Khofifah Tinjau Pembangunan SRT 1 Banyuwangi

Pendidikan

Murid SD dan SMP Siap Ikuti Gladi Bersih Sebelum TKA 2026 Utama

badge-check


Murid SD dan SMP Siap Ikuti Gladi Bersih Sebelum TKA 2026 Utama Perbesar

Jakarta, Petik — Tahapan pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 resmi ditutup, dan pemerintah kini memasuki fase kritis berupa simulasi dan gladi bersih untuk memastikan kesiapan pelaksanaan TKA secara nasional. Gladi bersih dijadwalkan berlangsung pada 9–17 Maret 2026, melibatkan 8.660.482 murid, terdiri dari 4.452.973 siswa SD/MI dan 4.207.509 siswa SMP/MTs yang telah terverifikasi untuk mengikuti tahap ini. Simulasi dan gladi bersih ini merupakan bagian dari penguatan tata kelola asesmen pendidikan yang lebih terstruktur, terstandar, dan akuntabel.

Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Toni Toharudin, menyampaikan bahwa penutupan pendaftaran menunjukkan kesiapan pelaksanaan TKA tahun ini. “Jumlah pendaftar TKA sesuai dengan perencanaan, ini mencerminkan meningkatnya pemahaman dan kesiapan satuan pendidikan serta peserta terhadap kebijakan evaluasi pembelajaran yang sedang kami dorong,” kata Toni dalam keterangan resmi. TKA dirancang tidak hanya sebagai instrumen pengukuran hasil belajar, tetapi juga sebagai bagian dari strategi peningkatan mutu pendidikan berbasis data. Pemerintah terus memastikan kualitas dan relevansi pelaksanaan TKA agar selaras dengan kebutuhan peningkatan capaian pembelajaran nasional.

Rahmawati, Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik), menjelaskan bahwa gladi bersih memiliki fungsi berbeda dari simulasi. Gladi bersih akan dilakukan dengan skema yang mendekati pelaksanaan sebenarnya, termasuk kesiapan sistem, prosedur, dan koordinasi petugas. Gladi bersih bertujuan untuk memastikan seluruh aspek teknis berjalan optimal dan meminimalkan potensi kendala saat pelaksanaan TKA. Tahapan ini akan mencakup pengujian sistem teknologi informasi, kesiapan perangkat di satuan pendidikan, alur distribusi soal, serta mekanisme pengawasan dan pelaporan. Evaluasi gladi bersih akan menjadi dasar penyempurnaan akhir sebelum pelaksanaan utama.

Kemendikdasmen menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelaksanaan TKA yang lancar, aman, dan berintegritas, serta memastikan seluruh satuan pendidikan memahami prosedur TKA. Dengan tahapan yang terukur dan berbasis mitigasi risiko, TKA 2026 diharapkan menjadi instrumen evaluasi pembelajaran yang kredibel dan mendukung transformasi mutu pendidikan Indonesia secara berkelanjutan.

📌 Sumber Berita: Infopublik.id

Baca Lainnya

Kolaborasi FISIP UNAIR, BPBD, dan Pemerintah Setempat Perkuat Kapasitas Warga Simomulyo Baru Menghadapi Berbagai Potensi Bencana

1 July 2026 - 08:55 WIB

Inovasi E-Asesmen Berbasis STEAM Dorong Penguatan Multiliterasi Siswa di SMPN Ngusikan Jombang

24 June 2026 - 15:17 WIB

Khofifah Ajak Alumni FH UNAIR Tingkatkan Pengabdian bagi Almamater, Bangsa, dan Negara

14 June 2026 - 03:23 WIB

Berita Populer di Pendidikan