JOMBANG – Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Jombang (RSMJ) resmi memasuki babak baru kepemimpinan melalui prosesi pelantikan dan serah terima jabatan Direktur masa jabatan 2025-2029 yang berlangsung khidmat di Jombang. Acara ini menandai estafet kepemimpinan dari dr. Abdul Ghofir, Sp.PD., M.MR. kepada dr. Iwan Hartono, M.Kes.
Dalam sambutannya, dr. Abdul Ghofir merefleksikan perjuangan berat RSMJ dalam melewati masa turbulensi industri kesehatan, mulai dari tantangan regulasi sistem JKN hingga tantangan finansial pasca-pandemi. Ia menegaskan bahwa dedikasi para staf dan karyawan telah menjadi tulang punggung keberhasilan RSMJ hingga saat ini.
Direktur baru RSMJ, dr. Iwan Hartono, M.Kes, yang memiliki rekam jejak panjang selama 16 tahun di jajaran direksi rumah sakit Muhammadiyah, mengusung visi pelayanan High Touch. “Kami ingin melayani pasien dengan sepenuh hati, selayaknya melayani keluarga sendiri. RSMJ hadir untuk semua golongan masyarakat dengan standar pelayanan yang ramah dan profesional,” ujar dr. Iwan.
Ketua PDM Jombang, Bapak Dr. Abdul Malik, IPU, menekankan bahwa kekuatan RSMJ terletak pada rasa memiliki dan sinergi dari seluruh keluarga besar persyarikatan di Jombang. Ia berharap RSMJ terus menjadi institusi mandiri yang membanggakan dan menjadi rujukan utama layanan kesehatan di Kabupaten Jombang.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PWM Jawa Timur, Prof. Dr. dr. Sukadiono, M.M., menginstruksikan agar RSMJ di bawah nakhoda baru terus melakukan standarisasi layanan. Ia menggarisbawahi pentingnya peningkatan kualitas SDM dan fasilitas medis agar RSMJ unggul dalam persaingan yang kompetitif, salah satunya melalui penyediaan fasilitas kamar standar BPJS yang kini didesain menyerupai kelas VIP demi kenyamanan pasien.
Dengan sinergi antar-tokoh dan komitmen baru ini, RS Muhammadiyah Jombang optimis dapat terus bertransformasi menjadi pusat kesehatan yang modern namun tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.











