Menu

Dark Mode
Kemenhut dan Ford Foundation Dukung Pengakuan Hak Masyarakat Adat Pemerintah Perkuat Peran Sekolah Rakyat dalam Pemberdayaan Kemnaker Dorong Perlindungan Pekerja lewat Diskon Iuran 50 Persen Penguatan Kapasitas Perempuan Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional Gubernur Khofifah Dorong Perdagangan Global, Misi Dagang Jatim-Malaysia Tembus Rp15,25 Triliun Kemenpora Cetak Penggerak Olahraga untuk Masyarakat Sehat

Daerah

Normalisasi Sungai Selowogo Dimulai, Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen Jaga Irigasi Pertanian Warga Situbondo

badge-check


Normalisasi Sungai Selowogo Dimulai, Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen Jaga Irigasi Pertanian Warga Situbondo Perbesar

Setelah sehari sebelumnya meninjau dan memastikan pemasangan bronjong tuntas, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa gerak cepat mengirimkan dua ekskavator untuk melakukan pengerukan atau normalisasi Sungai Selowogo di Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, yang pengerjaannya dimulai hari ini Minggu (28/9).

Dua unit ekskavator tersebut mulai melakukan pengerukan sungai sepanjang 1.500 meter, dengan rincian 300 meter ke arah muara dan 1.200 meter ke arah hulu sebagai upaya mencegah banjir dan melancarkan irigasi pertanian. Proses ini ditargetkan rampung dalam waktu 45 hari kedepan.

"Kondisi terupdate, dua unit ekskavator sudah datang hari ini dan langsung mulai pengerukan. Targetnya 45 hari tuntas,” jelas Khofifah di sela sela kunjungan misi dagang di Palembang , Minggu (28/9).

Lebih lanjut, Gubernur Khofifah menyampaikan, urgensi pengerukan adalah sebagai antisipasi terhadap hujan deras yang dapat meningkatkan debit air sungai. Setelah dikeruk, harapannya akan memperlancar arus air hingga ke laut. 

"Harapan kita, usai pengerukan arus air lancar ke laut sehingga tidak meluap airnya ke perkampungan maupun pertanian. Sehingga jika hujan deras debit air meningkat, sebaliknya arus air untuk irigasi pertanian lebih lancar," jelasnya.

"Mari kita kawal bersama. Semoga ikhtiar kita ini dapat dirasakan kebermanfaatannya bagi seluruh masyarakat, utamanya yang ada di Kabupaten Situbondo," imbuhnya. 

Khofifah menambahkan, antisipasi banjir luapan sungai tidak sekadar normalisasi sungai saja. Pemprov Jatim melalui Dinas PU Sumber Daya Air Provinsi Jatim telah rampung memasang bronjong sepanjang 872 meter di Sungai Selowogo, Sungai Plalangan dan Afvour C13. 

"Kemarin Sabtu (27/9), kami cek bersama, pemasangan bronjong selesai. Selanjutnya yang terpenting adalah pengerukan atau melakukan normalisasi sungai," ungkap Khofifah. 

Pembangunan tanggul dengan bronjong ini sendiri dilakukan untuk memperbaiki aliran sungai yang jebol akibat banjir bandang yang terjadi pada 3 Februari 2025 lalu. Harapannya, tanggul yang ada nantinya bisa mencegah air meluap ke daerah persawahan warga, pemukiman dan jalan nasional.

 

Baca Lainnya

Sambut Lebaran, PW DMI Jatim Resmikan Program Masjid Ramah Pemudik di Jombang

18 March 2026 - 10:38 WIB

Ibu Yuliati Kukuhkan Kepengurusan Dekranasda Jombang Periode 2025–2030

13 February 2026 - 14:21 WIB

BNPB Pastikan Pemulihan Jalan Berjalan, Kesiapan Sekolah Jadi Prioritas

27 December 2025 - 04:15 WIB

Berita Populer di Daerah