Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Sambut Ribuan Warga di Grahadi, Riyayan Jadi Ajang Kebersamaan Gubernur Khofifah Salat Ied Bersama Ribuan Jemaah, Ajak Jadikan Idul Fitri Momentum Perdamaian Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Syukuri Nikmat Kemenangan Lewat Gema Takbir di Surabaya Gubernur Khofifah Hidupkan Tradisi Riyayan, Pererat Hubungan Pemerintah dan Masyarakat Gubernur Khofifah Gelar Qiyamul Lail di Grahadi, Lomba Olahan Bandeng Pererat Silaturahmi Perangkat Daerah Gubernur Khofifah Berangkatkan Ribuan Pemudik Gratis, Lengkapi Armada dengan GPS untuk Keamanan

Ekonomi & Bisnis

Pemerintah Andalkan Pertapreneur Aggregator untuk UMKM Pangan

badge-check


Pemerintah Andalkan Pertapreneur Aggregator untuk UMKM Pangan Perbesar

Jakarta — Pemerintah terus mendorong penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sektor pangan melalui pengembangan program Pertapreneur Aggregator. Program ini dirancang untuk meningkatkan daya saing produk pangan lokal dengan memperkuat peran agregator sebagai penghubung strategis antara petani, pelaku UMKM, dan pasar.

Melalui skema Pertapreneur Aggregator, pelaku UMKM pangan memperoleh pendampingan komprehensif, mulai dari peningkatan kualitas produk, pengemasan, standarisasi, hingga perluasan akses pemasaran. Agregator berperan penting dalam mengonsolidasikan produksi, menjaga konsistensi pasokan, serta membuka jalur distribusi yang lebih luas agar produk UMKM mampu bersaing di pasar regional maupun nasional.

Pemerintah menilai penguatan rantai pasok pangan berbasis UMKM merupakan langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan sistem agregasi yang terintegrasi, produk pangan lokal diharapkan memiliki nilai tambah lebih tinggi, efisiensi distribusi yang lebih baik, serta keberlanjutan usaha yang lebih kuat.

Selain meningkatkan daya saing produk, program Pertapreneur Aggregator juga diarahkan untuk memperkuat kolaborasi antara petani, UMKM, dan pelaku usaha skala menengah maupun besar. Sinergi lintas pelaku ini diharapkan mampu membangun ekosistem usaha pangan yang inklusif, berorientasi pasar, dan mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja.

Melalui pengembangan Pertapreneur Aggregator, pemerintah optimistis UMKM sektor pangan dapat tumbuh lebih profesional, adaptif terhadap kebutuhan pasar, serta berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan pelaku usaha dan penguatan ekonomi nasional berbasis pangan.

Sumber: InfoPublik.id

 

Baca Lainnya

Indonesia Serukan Sinergi Energi di Forum Internasional

17 March 2026 - 07:02 WIB

Lebih dari Seribu Konsultasi Masuk, Layanan Aduan THR Kini Dibuka

17 March 2026 - 01:40 WIB

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Surabaya untuk Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran

16 March 2026 - 09:55 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis