Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan Gubernur Khofifah Paparkan Proyeksi Pendapatan Jatim Rp26,4 Triliun, Dorong Penguatan Fiskal dan Digitalisasi Pajak Bawa 116 Anggota Kontingen ke MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Perkuat Dukungan untuk Kafilah Jatim Dari Sabang hingga Merauke Bersatu di AMN Surabaya, Gubernur Khofifah Teguhkan Peran Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045 Gubernur Khofifah Kembali Raih Penghargaan PRIWOLA 2026, Dorong Komunikasi Pemerintah yang Terbuka dan Responsif Gubernur Khofifah Berangkatkan 116 Kafilah Jatim ke Semarang, Dorong Prestasi Nasional sekaligus Syiar Al-Qur’an

Sosial & Budaya

Pemerintah Perkuat Pemberdayaan dan Ekonomi Desa demi Menekan Jumlah Desa Tertinggal di Indonesia

badge-check


Pemerintah Perkuat Pemberdayaan dan Ekonomi Desa demi Menekan Jumlah Desa Tertinggal di Indonesia Perbesar

Jakarta, Petik – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) terus memperkuat berbagai langkah strategis untuk mempercepat pembangunan desa sekaligus mengurangi jumlah desa tertinggal di Indonesia. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan kolaborasi lintas sektor dan pengembangan ekonomi desa yang berkelanjutan guna mewujudkan pemerataan pembangunan nasional.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, menegaskan bahwa pembangunan desa tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah. Menurutnya, dibutuhkan sinergi yang kuat antara kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, serta masyarakat agar pembangunan desa dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

Saat ini masih terdapat ribuan desa yang menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan infrastruktur dasar, akses layanan pendidikan dan kesehatan, hingga peluang pengembangan ekonomi masyarakat. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah untuk terus menghadirkan program pembangunan yang terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat desa.

Salah satu fokus utama pemerintah adalah memperkuat peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai penggerak ekonomi lokal. Berbagai BUMDes di sejumlah daerah telah menunjukkan perkembangan yang signifikan, bahkan mampu menghasilkan pendapatan hingga miliaran rupiah setiap tahun serta memasarkan produk unggulan desa ke pasar internasional.

Selain penguatan BUMDes, Kemendes PDT juga mendorong keterlibatan desa dalam berbagai program strategis nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga kini, ratusan BUMDes telah berpartisipasi sebagai pemasok bahan baku untuk mendukung program tersebut, sehingga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat desa.

Pemerintah meyakini bahwa penguatan ekonomi desa merupakan salah satu kunci utama untuk mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah. Dengan meningkatnya produktivitas dan kemandirian ekonomi desa, kesejahteraan masyarakat dapat tumbuh secara lebih merata dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi yang semakin luas serta penguatan berbagai program pemberdayaan masyarakat, Kemendes PDT optimistis desa-desa di Indonesia mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

Sumber: InfoPublik.

Baca Lainnya

Bawa 116 Anggota Kontingen ke MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Perkuat Dukungan untuk Kafilah Jatim

13 September 2026 - 04:38 WIB

Dari Sabang hingga Merauke Bersatu di AMN Surabaya, Gubernur Khofifah Teguhkan Peran Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

12 September 2026 - 11:23 WIB

Gubernur Khofifah Kembali Raih Penghargaan PRIWOLA 2026, Dorong Komunikasi Pemerintah yang Terbuka dan Responsif

12 September 2026 - 02:05 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya