Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Beri Penghargaan 10 Siswa Berprestasi Internasional, Dorong Taruna Nala Terus Ukir Prestasi Khilma Anis Raih Penghargaan Literary, Cinematic, and Women’s Empowerment, Bawa Karya Jember ke Kancah Nasional Gubernur Khofifah dan Kapolri Listyo Sigit Peringati Hari Juang Polri, Hidupkan Kembali Nilai Perjuangan M. Jasin Kabiro Adpim Jatim: Humas Pemerintah Tak Cukup Menyampaikan Informasi, Harus Membangun Kepercayaan Publik Perkuat Respons Kemanusiaan, Gubernur Khofifah Kirim Logistik, Obat-Obatan hingga Tim Trauma Healing ke NTT Hubungan Jatim-Singapura Makin Produktif, Gubernur Khofifah Soroti Potensi Investasi dan Perdagangan

Daerah

Pemutaran Film dan Diskusi: Un métier sérieux (A Real Job) di IFI Surabaya, Soroti Tantangan Dunia Pendidikan

badge-check


Pemutaran Film dan Diskusi: Un métier sérieux (A Real Job) di IFI Surabaya, Soroti Tantangan Dunia Pendidikan Perbesar

Surabaya – Institut Français d’Indonésie (IFI) Surabaya sukses menggelar acara pemutaran film dan diskusi pada Jumat, 31 Januari 2025. Bertempat di Auditorium IFI Surabaya, acara ini bertujuan untuk memperkenalkan sinema Prancis kepada masyarakat Indonesia sekaligus membuka ruang diskusi mengenai dunia pendidikan.

Film yang diputar dalam acara ini berjudul Un métier sérieux (A Real Job), sebuah komedi-drama produksi Prancis tahun 2023 dengan durasi 1 jam 41 menit. Film ini berkisah tentang Benjamin, seorang mahasiswa doktoral yang terpaksa bekerja sebagai guru pengganti di sebuah sekolah menengah tanpa pengalaman mengajar sebelumnya. Film ini mengangkat tantangan yang dihadapi guru pemula, mulai dari beradaptasi dengan siswa, dinamika dengan rekan kerja, hingga menghadapi sistem pendidikan yang kurang mendukung.

Setelah pemutaran film, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi yang menghadirkan dua narasumber utama. Dr. Afifa Syamsun Zulfikar, S.S., MSc., Direktur Pusat Studi Bahasa Unipdu Jombang, bertindak sebagai pemimpin diskusi yang mengupas lebih dalam tema-tema pendidikan dalam film. sementara itu, FX. Satrio Widyatmoko, M.Si., Kepala Sekolah SMAK St. Hendrikus Surabaya, memberikan perspektif mengenai sistem pendidikan di Indonesia.

Diskusi berlangsung interaktif dengan peserta yang antusias mengajukan berbagai pertanyaan. Beberapa topik utama yang dibahas mencakup perbandingan sistem pendidikan Prancis dan Indonesia, tantangan guru pemula, serta bagaimana menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.

Acara ini menarik minat berbagai kalangan, mulai dari akademisi, guru, mahasiswa, hingga pemerhati pendidikan. Di antara peserta yang hadir adalah perwakilan guru dan kepala sekolah dari Pondok Pesantren Darul ‘Ulum Jombang, dosen dari Universitas Pesantren Tinggi Darul ‘Ulum (UNIPDU) Jombang, serta mahasiswa dari Universitas Airlangga, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Widya Mandala Surabaya. Kehadiran mereka menambah beragam sudut pandang dalam diskusi.

Acara ini mendapatkan respons positif dari para peserta. Selain memperluas wawasan mengenai tantangan dunia pendidikan, diskusi ini juga menginspirasi para pendidik dan calon pendidik untuk lebih memahami peran guru dalam berbagai situasi. IFI Surabaya berharap kegiatan serupa dapat terus diadakan guna meningkatkan apresiasi terhadap sinema dan isu-isu pendidikan global.

Dengan suksesnya acara ini, diharapkan semakin banyak ruang diskusi yang dapat memperkaya pemahaman masyarakat tentang sistem pendidikan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Baca Lainnya

Gebyar Seni Jadi Puncak Perpisahan Mahasiswa KPM 08 dan Warga Desa Pandanblole

8 August 2026 - 23:35 WIB

Kolaborasi FISIP UNAIR, BPBD, dan Pemerintah Setempat Perkuat Kapasitas Warga Simomulyo Baru Menghadapi Berbagai Potensi Bencana

1 July 2026 - 08:55 WIB

Inovasi E-Asesmen Berbasis STEAM Dorong Penguatan Multiliterasi Siswa di SMPN Ngusikan Jombang

24 June 2026 - 15:17 WIB

Berita Populer di Pendidikan