Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Sambut Ribuan Warga di Grahadi, Riyayan Jadi Ajang Kebersamaan Gubernur Khofifah Salat Ied Bersama Ribuan Jemaah, Ajak Jadikan Idul Fitri Momentum Perdamaian Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Syukuri Nikmat Kemenangan Lewat Gema Takbir di Surabaya Gubernur Khofifah Hidupkan Tradisi Riyayan, Pererat Hubungan Pemerintah dan Masyarakat Gubernur Khofifah Gelar Qiyamul Lail di Grahadi, Lomba Olahan Bandeng Pererat Silaturahmi Perangkat Daerah Gubernur Khofifah Berangkatkan Ribuan Pemudik Gratis, Lengkapi Armada dengan GPS untuk Keamanan

Ekonomi & Bisnis

Pendidikan Instrumen Utama Bangun Demokrasi dan Kesejahteraan

badge-check


Pendidikan Instrumen Utama Bangun Demokrasi dan Kesejahteraan Perbesar

Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran strategis sebagai instrumen utama dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat sekaligus memperkuat demokrasi. Pendidikan dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

Presiden menyampaikan bahwa bangsa yang kuat adalah bangsa yang mampu memberikan akses pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh rakyatnya. Melalui pendidikan, masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga kesadaran kritis yang dibutuhkan dalam kehidupan berdemokrasi.

Menurut Presiden, pendidikan berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dengan pendidikan yang baik, warga negara memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi, keluar dari kemiskinan, serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional.

Selain itu, Presiden menekankan bahwa pendidikan yang inklusif dan berkeadilan akan memperkuat demokrasi. Masyarakat yang terdidik dinilai lebih mampu memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara, menjaga persatuan, serta menolak praktik-praktik yang merusak nilai demokrasi.

Pemerintah, lanjut Presiden, berkomitmen untuk terus memperkuat sektor pendidikan melalui kebijakan yang berpihak pada peningkatan mutu, pemerataan akses, dan penguatan karakter bangsa. Pendidikan tidak hanya dipandang sebagai sektor pembangunan, tetapi sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan Indonesia.

Presiden Prabowo optimistis bahwa dengan menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama, Indonesia dapat membangun masyarakat yang sejahtera, adil, dan demokratis, sekaligus mampu bersaing di tingkat global.

Sumber : (setkab.go.id).

Baca Lainnya

Indonesia Serukan Sinergi Energi di Forum Internasional

17 March 2026 - 07:02 WIB

Lebih dari Seribu Konsultasi Masuk, Layanan Aduan THR Kini Dibuka

17 March 2026 - 01:40 WIB

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Surabaya untuk Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran

16 March 2026 - 09:55 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis