Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan Gubernur Khofifah Paparkan Proyeksi Pendapatan Jatim Rp26,4 Triliun, Dorong Penguatan Fiskal dan Digitalisasi Pajak Bawa 116 Anggota Kontingen ke MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Perkuat Dukungan untuk Kafilah Jatim Dari Sabang hingga Merauke Bersatu di AMN Surabaya, Gubernur Khofifah Teguhkan Peran Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045 Gubernur Khofifah Kembali Raih Penghargaan PRIWOLA 2026, Dorong Komunikasi Pemerintah yang Terbuka dan Responsif Gubernur Khofifah Berangkatkan 116 Kafilah Jatim ke Semarang, Dorong Prestasi Nasional sekaligus Syiar Al-Qur’an

Sosial & Budaya

Penguatan Pusat Antar Universitas Jadi Strategi Baru Tingkatkan Kapasitas Riset dan Pendidikan Tinggi

badge-check


Penguatan Pusat Antar Universitas Jadi Strategi Baru Tingkatkan Kapasitas Riset dan Pendidikan Tinggi Perbesar

Jakarta, Petik – Pemerintah terus memperkuat pembangunan pendidikan tinggi dan riset nasional melalui sinergi antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat fondasi pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) guna meningkatkan daya saing Indonesia di masa depan.

Penguatan kerja sama ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mendorong pengembangan sumber daya manusia unggul, inovasi, serta riset yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan nasional. Pendidikan tinggi dinilai memiliki peran penting sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto bersama Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menegaskan pentingnya pembangunan berbasis Iptek sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, pengembangan talenta di bidang sains, teknologi, teknik, matematika, dan kesehatan terus menjadi prioritas.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kemdiktisaintek tengah mengembangkan konsep Pusat Antar Universitas (PAU). Model ini dirancang untuk memperkuat kolaborasi antarkampus melalui pemanfaatan bersama fasilitas riset, laboratorium, infrastruktur digital, serta berbagai sumber daya pendidikan tinggi secara lebih efektif dan efisien.

Melalui pendekatan kolaboratif tersebut, pemerintah berharap kapasitas perguruan tinggi di berbagai daerah dapat berkembang lebih merata, termasuk kampus-kampus yang berada di kawasan Indonesia tengah dan timur. Selain itu, penguatan riset juga difokuskan pada sejumlah sektor strategis seperti kesehatan, maritim, nanoteknologi, serta pemanfaatan kekayaan biodiversitas Indonesia.

Pemerintah juga menekankan pentingnya memperkuat hubungan antara perguruan tinggi, dunia industri, UMKM, dan masyarakat. Langkah ini dilakukan agar hasil penelitian dan inovasi yang dihasilkan kampus dapat diimplementasikan secara nyata serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Melalui sinergi lintas kementerian ini, pemerintah berkomitmen mempercepat transformasi pendidikan tinggi, sains, dan teknologi yang lebih inklusif, adaptif, kolaboratif, serta mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan nasional.

Sumber: InfoPublik

Baca Lainnya

Bawa 116 Anggota Kontingen ke MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Perkuat Dukungan untuk Kafilah Jatim

13 September 2026 - 04:38 WIB

Dari Sabang hingga Merauke Bersatu di AMN Surabaya, Gubernur Khofifah Teguhkan Peran Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

12 September 2026 - 11:23 WIB

Gubernur Khofifah Kembali Raih Penghargaan PRIWOLA 2026, Dorong Komunikasi Pemerintah yang Terbuka dan Responsif

12 September 2026 - 02:05 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya