Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan penghargaan kepada para atlet dan pelatih yang telah mengharumkan nama bangsa pada ajang SEA Games ke-33 di Thailand. Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan negara atas dedikasi, kerja keras, dan prestasi kontingen Indonesia di tingkat Asia Tenggara.
Dalam sambutannya di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2026), Presiden Prabowo menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang membawa Merah Putih meraih prestasi membanggakan.
“Saya sebagai kepala negara, kepala pemerintahan, dan secara pribadi menyampaikan terima kasih kepada saudara-saudara sekalian atas keberhasilan menjaga kehormatan bangsa Indonesia,” ujar Presiden.
Presiden menegaskan bahwa capaian para atlet tidak hanya bermakna sebagai kemenangan olahraga, tetapi juga mencerminkan semangat juang, persatuan, dan ketekunan bangsa Indonesia. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung pengembangan olahraga nasional serta meningkatkan kesejahteraan atlet demi memperkuat daya saing Indonesia di tingkat regional dan internasional.
“Saya bangga dengan kalian. Atas nama seluruh rakyat Indonesia, kita beruntung memiliki putra-putri bangsa yang penuh semangat. Kita berharap dapat tampil terhormat di Asian Games dan Olimpiade. Saudara-saudara adalah lambang kebangkitan bangsa Indonesia,” imbuh Presiden.
Acara penghargaan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan simbolis bonus dan penghargaan kepada perwakilan atlet dan pelatih peraih prestasi di SEA Games ke-33.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir melaporkan capaian kontingen Indonesia yang berhasil meraih 91 medali emas, 111 medali perak, dan 131 medali perunggu dari berbagai cabang olahraga.
Erick juga menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan total bonus sebesar Rp465,25 miliar, menjadikannya penghargaan terbesar sepanjang sejarah partisipasi Indonesia di SEA Games.
“Total bonus yang disiapkan sebesar Rp465,25 miliar. Untuk medali emas tunggal diberikan Rp1 miliar, perak Rp315 juta, dan perunggu Rp157 juta, dengan skema tersendiri untuk kategori beregu dan pelatih,” jelas Erick.











