Menu

Dark Mode
Kampanye Nutri-Level Jadi Upaya Pemerintah Tekan Risiko Penyakit Tidak Menular Menag Sebut Masjid Kampus Memiliki Peran Penting dalam Membentuk Generasi Moderat dan Intelektual Pemerintah Percepat Belanja Negara untuk Menjaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi Nasional Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Rawat Toleransi Lewat Indonesia Walk for Peace 2026 Gubernur Khofifah Dorong Mutu Pendidikan dengan Rehabilitasi dan Revitalisasi Puluhan Sekolah Pemerintah Tingkatkan Kemudahan Berusaha demi Menarik Investasi dan Menciptakan Lapangan Kerja

Politik & Pemerintahan

Presiden Prabowo Tekankan Nilai Luhur Pencak Silat

badge-check


Presiden Prabowo Tekankan Nilai Luhur Pencak Silat Perbesar

Jakarta, Petik — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pencak silat tidak hanya sekadar olahraga atau seni bela diri, tetapi juga merupakan bagian penting dari jati diri bangsa sekaligus kekuatan strategis Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam forum nasional pencak silat, di mana Presiden menyoroti bahwa nilai-nilai dalam pencak silat berperan besar dalam membentuk karakter bangsa. Seni bela diri ini mencerminkan kepribadian bangsa yang menjunjung tinggi etika, kerendahan hati, dan semangat kesatria.

Menurutnya, kekuatan pencak silat tidak hanya terletak pada kemampuan fisik, tetapi juga pada nilai dan filosofi yang mendalam. Nilai tersebut mengajarkan penggunaan kekuatan secara bijak, untuk melindungi diri dan sesama, bukan untuk tujuan yang merugikan.

Presiden juga menilai pencak silat berkontribusi dalam memperkuat ketahanan nasional melalui pembentukan masyarakat yang tangguh dan berkarakter. Karakter individu yang kuat diharapkan dapat menjadi fondasi kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan global.

Selain itu, pencak silat telah menjadi identitas budaya Indonesia yang mampu mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional. Oleh karena itu, pelestarian dan pengembangannya perlu terus dilakukan, termasuk melalui pembinaan generasi muda.

Pemerintah mendorong agar pencak silat tidak hanya dijaga sebagai warisan budaya, tetapi juga dikembangkan sebagai sarana pembentukan karakter dan alat diplomasi budaya Indonesia di dunia.

Dengan penguatan nilai-nilai luhur tersebut, Presiden optimistis pencak silat dapat menjadi salah satu kekuatan penting dalam memperkuat identitas nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Tegaskan Jawa Timur Terus Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah untuk Pembangunan Berkelanjutan

14 May 2026 - 02:52 WIB

Gubernur Khofifah Ajak LKS di Jatim Perkuat Gotong Royong dan Kesetiakawanan Sosial

10 May 2026 - 01:00 WIB

Gubernur Khofifah Apresiasi Peran Buruh Rokok dalam Menjaga Perekonomian Jatim melalui Program BLT DBHCHT 2026

9 May 2026 - 10:39 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis