Menu

Dark Mode
Usai Tuntaskan Tugas HUT ke-81 RI, Gubernur Khofifah Ajak Paskibraka Jatim Jadikan Pengalaman sebagai Bekal Kepemimpinan Gubernur Khofifah: Nasionalisme dan Persatuan Masyarakat Jatim Jadi Modal Kuat Wujudkan Indonesia Berdaulat HUT ke-81 RI di Grahadi, Gubernur Khofifah Ajak Jawa Timur Perkuat Kontribusi bagi Kedaulatan dan Kemajuan Indonesia Jawa Timur Bergerak untuk NTT, Gubernur Khofifah Kerahkan Tim SAR dan Tenaga Kesehatan serta Siapkan Bantuan Logistik Gubernur Khofifah Ajak 76 Paskibraka Jatim Jadikan Tugas Negara sebagai Bekal Karakter dan Kepemimpinan Pasar Murah dan Pembagian Bendera Meriahkan HUT ke-81 RI, Gubernur Khofifah: Pemerintah Harus Hadir

Politik & Pemerintahan

Presiden Prabowo Tekankan Nilai Luhur Pencak Silat

badge-check


Presiden Prabowo Tekankan Nilai Luhur Pencak Silat Perbesar

Jakarta, Petik — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pencak silat tidak hanya sekadar olahraga atau seni bela diri, tetapi juga merupakan bagian penting dari jati diri bangsa sekaligus kekuatan strategis Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam forum nasional pencak silat, di mana Presiden menyoroti bahwa nilai-nilai dalam pencak silat berperan besar dalam membentuk karakter bangsa. Seni bela diri ini mencerminkan kepribadian bangsa yang menjunjung tinggi etika, kerendahan hati, dan semangat kesatria.

Menurutnya, kekuatan pencak silat tidak hanya terletak pada kemampuan fisik, tetapi juga pada nilai dan filosofi yang mendalam. Nilai tersebut mengajarkan penggunaan kekuatan secara bijak, untuk melindungi diri dan sesama, bukan untuk tujuan yang merugikan.

Presiden juga menilai pencak silat berkontribusi dalam memperkuat ketahanan nasional melalui pembentukan masyarakat yang tangguh dan berkarakter. Karakter individu yang kuat diharapkan dapat menjadi fondasi kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan global.

Selain itu, pencak silat telah menjadi identitas budaya Indonesia yang mampu mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional. Oleh karena itu, pelestarian dan pengembangannya perlu terus dilakukan, termasuk melalui pembinaan generasi muda.

Pemerintah mendorong agar pencak silat tidak hanya dijaga sebagai warisan budaya, tetapi juga dikembangkan sebagai sarana pembentukan karakter dan alat diplomasi budaya Indonesia di dunia.

Dengan penguatan nilai-nilai luhur tersebut, Presiden optimistis pencak silat dapat menjadi salah satu kekuatan penting dalam memperkuat identitas nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global.

Baca Lainnya

Pendapatan Jatim Ditargetkan Rp26,49 Triliun dalam P-APBD 2026, Gubernur Khofifah Perkuat Belanja Pelayanan Publik

12 August 2026 - 01:55 WIB

Gubernur Khofifah Terima Dubes Maroko di Grahadi, Buka Peluang Beasiswa hingga Investasi bagi Jawa Timur

4 August 2026 - 03:10 WIB

Lantik Enam Pejabat Baru, Gubernur Khofifah Dorong Percepatan Digitalisasi dan Penguatan Integritas Birokrasi

15 July 2026 - 01:49 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan