Jakarta — Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora) menyatakan optimisme bahwa kontingen Indonesia mampu memenuhi target 82 medali emas pada ajang ASEAN Para Games 2025. Keyakinan tersebut didasarkan pada kesiapan atlet, hasil pembinaan berkelanjutan, serta tren peningkatan prestasi atlet paralimpik nasional dalam beberapa tahun terakhir.
Menpora menilai seluruh tahapan persiapan telah berjalan sesuai rencana. Program pemusatan latihan nasional (pelatnas) terus dimaksimalkan untuk memastikan atlet berada dalam kondisi optimal, baik dari sisi fisik, teknik, maupun mental saat menghadapi kompetisi.
Menurut Menpora, pencapaian target medali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu atlet, tetapi juga oleh sistem pembinaan yang solid dan berkesinambungan. Dukungan pelatih, tenaga pendukung, serta ketersediaan sarana dan prasarana latihan menjadi faktor penting dalam menjaga konsistensi performa atlet.
Menpora juga menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan perhatian serius terhadap pengembangan olahraga paralimpik sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang inklusif. Atlet paralimpik Indonesia dinilai telah menunjukkan daya saing tinggi dan konsistensi prestasi, baik di tingkat regional maupun internasional.
Selain membidik target medali, Menpora menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai sportivitas dan semangat juang selama pertandingan. Ia berharap para atlet dapat tampil percaya diri, fokus, serta menjaga performa terbaik sepanjang ajang ASEAN Para Games 2025.
Dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan, Menpora optimistis Indonesia tidak hanya mampu memenuhi target medali emas, tetapi juga mempertahankan posisinya sebagai salah satu kekuatan utama olahraga paralimpik di kawasan Asia Tenggara.











