Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Dorong Universitas Hang Tuah Cetak SDM Maritim Berdaya Saing Global Gubernur Khofifah Optimistis Ekonomi Jatim Kian Kuat, Ditopang Industri, Perdagangan dan Pertanian Antisipasi Penyimpangan, Sistem PIP Terus Disempurnakan BPJPH Soroti Pentingnya Riset Kampus dalam Pengembangan Halal SEAMMYS 2026 Tegaskan Peran Strategis Indonesia di Kawasan ASEAN Kolaborasi Jadi Pilar Pengembangan AI Nasional di Tengah Rivalitas Global

Ekonomi & Bisnis

Transformasi Hubungan Industrial Jadi Fokus Menaker

badge-check


Transformasi Hubungan Industrial Jadi Fokus Menaker Perbesar

Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) mendorong transformasi hubungan industrial di Indonesia menuju pola yang lebih kolaboratif, harmonis, dan berkeadilan. Pendekatan tersebut dinilai krusial untuk menciptakan iklim ketenagakerjaan yang kondusif sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Menaker menegaskan bahwa hubungan industrial tidak lagi relevan jika dibangun dengan pendekatan konfrontatif. Di tengah dinamika dunia kerja yang terus berkembang, dibutuhkan sinergi dan kerja sama yang saling menguntungkan antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja.

“Hubungan industrial harus dibangun atas dasar kolaborasi dan dialog. Bukan saling berhadapan, tetapi saling memahami dan mencari solusi bersama,” ujar Menaker.

Menurutnya, dialog sosial dan komunikasi yang terbuka menjadi kunci utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan. Dengan pola hubungan industrial yang kolaboratif, potensi konflik dapat ditekan, sementara produktivitas dan kesejahteraan pekerja dapat terus ditingkatkan.

Menaker juga menekankan pentingnya kemampuan adaptasi terhadap perubahan, termasuk perkembangan teknologi, digitalisasi, serta dinamika ekonomi global. Hubungan industrial yang sehat diharapkan mampu memberikan kepastian bagi dunia usaha, sekaligus menjamin perlindungan dan keadilan bagi para pekerja.

Pemerintah, lanjut Menaker, berkomitmen untuk terus memperkuat kebijakan dan regulasi ketenagakerjaan yang mendorong terciptanya keseimbangan kepentingan antara pengusaha dan pekerja. Dengan hubungan industrial yang solid dan kolaboratif, dunia usaha dan tenaga kerja diharapkan dapat tumbuh bersama secara berkelanjutan.

Sumber: AntaraNews.com

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Optimistis Ekonomi Jatim Kian Kuat, Ditopang Industri, Perdagangan dan Pertanian

7 May 2026 - 01:21 WIB

Kolaborasi Jadi Pilar Pengembangan AI Nasional di Tengah Rivalitas Global

6 May 2026 - 23:43 WIB

Gubernur Khofifah Nilai Bank Jatim Makin Kuat, Catat Pertumbuhan Aset dan Kredit Signifikan

6 May 2026 - 12:00 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis