Menu ✖

Dark Mode
Wujudkan Pendidikan Inklusif, Gubernur Khofifah Sabet Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026 Gubernur Khofifah Gelar Baksos dan Kucurkan Bansos Rp19,631 Miliar di Kraksaan Probolinggo Bersama Tokoh Dunia, Gubernur Khofifah Anugerahi Fatima Al-Fihriya Award 2026 di Surabaya Gubernur Khofifah: Pertumbuhan Ekonomi Jatim 5,83 Persen Harus Dirasakan Seluruh Lapisan Masyarakat Majalah Prasetya Bawa Biro Adpim Jatim Raih Gold Winner InMA SPS Awards 2026 di Samarinda Kirim 505 Sekolah Terbanyak, Jatim Disabet Penghargaan ImagiNation 2026 dan Dipuji Gubernur Khofifah

Nusantara

UKBI Adaptif Capai 1 Juta Peserta, Dorong Peningkatan Literasi dan Kemahiran Berbahasa Indonesia

badge-check


UKBI Adaptif Capai 1 Juta Peserta, Dorong Peningkatan Literasi dan Kemahiran Berbahasa Indonesia Perbesar

Jakarta – Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif, yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), berhasil mencapai 1 juta peserta.

Program itu menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan literasi dan kemahiran berbahasa Indonesia, baik di kalangan masyarakat Indonesia maupun di kalangan warga negara asing.

UKBI Adaptif yang berbasis daring ini dapat diakses melalui laman ukbi.kemendikdasmen.go.id, mempermudah peserta dari berbagai lokasi untuk ikut serta. Hingga saat ini, tidak hanya warga Indonesia yang mengikuti, tetapi juga 534 peserta dari 68 negara berbeda, menjadikan UKBI sebagai alat ukur yang semakin global.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini. “UKBI telah menjadi indikator penting untuk mengukur kemahiran berbahasa Indonesia, baik di tingkat pendidikan maupun instansi-instansi lainnya,” kata Hafidz dalam keterangan tertulis yang diterima InfoPublik, Rabu (26/3/2025).

UKBI kini juga menjadi syarat dalam berbagai kesempatan, seperti pendaftaran Beasiswa Unggulan, peningkatan literasi di Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan (SMK PK), dan kelulusan mahasiswa di 60 perguruan tinggi di Indonesia. Sertifikat UKBI juga digunakan untuk memenuhi syarat jabatan fungsional di lembaga-lembaga tertentu, seperti Widyabasa dan Penerjemah.

Sampai saat ini, UKBI Adaptif telah diterapkan di 38 provinsi dan 500 kabupaten/kota di Indonesia, dengan Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 151.249 orang. Sementara itu, Kabupaten Sidoarjo dan Kota Jakarta Selatan mencatatkan angka peserta tertinggi di tingkat kabupaten/kota.

“UKBI adalah upaya kami untuk menjaga kedaulatan bahasa Indonesia. Kami berharap jumlah peserta terus meningkat, khususnya di satuan pendidikan,” tambah Hafidz.

Selain itu, UKBI juga diikuti oleh pemelajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Noha Gharib Ahmed, pemelajar BIPA asal Mesir, menilai UKBI sangat penting bagi mahasiswa asing yang ingin belajar di Indonesia. “UKBI adalah bukti kemampuan berbahasa Indonesia bagi mahasiswa asing. Ini penting selain TOEFL sebagai syarat kuliah di Indonesia,” ujarnya.

Senada dengan Noha, Maram Alarnab, pemelajar BIPA asal Suriah, mendorong teman-temannya untuk mengikuti UKBI. “Sertifikat UKBI bisa membantu mencari pekerjaan dan membuka peluang bagi penutur asing,” tambahnya.

UKBI terdiri dari lima seksi: mendengarkan, merespons kaidah, membaca, menulis, dan berbicara. Pemeringkatannya dimulai dari skor Istimewa (725-800) hingga Terbatas (251-325), memberikan gambaran jelas mengenai tingkat kemahiran peserta dalam berbahasa Indonesia.

Dengan pencapaian 1 juta peserta ini, UKBI Adaptif terus memperkuat peranannya dalam mendukung kemajuan literasi bahasa Indonesia di Indonesia dan dunia internasional.

Baca Lainnya

Gebyar Seni Jadi Puncak Perpisahan Mahasiswa KPM 08 dan Warga Desa Pandanblole

8 August 2026 - 23:35 WIB

Kolaborasi FISIP UNAIR, BPBD, dan Pemerintah Setempat Perkuat Kapasitas Warga Simomulyo Baru Menghadapi Berbagai Potensi Bencana

1 July 2026 - 08:55 WIB

Inovasi E-Asesmen Berbasis STEAM Dorong Penguatan Multiliterasi Siswa di SMPN Ngusikan Jombang

24 June 2026 - 15:17 WIB

Berita Populer di Pendidikan