Jakarta — Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) mendorong para atlet pelajar yang tampil di ajang SEA Games untuk menatap target yang lebih tinggi, yakni Olimpiade. Atlet pelajar dinilai memiliki potensi besar sebagai fondasi regenerasi atlet nasional menuju level kompetisi dunia.
Wamenpora menegaskan bahwa partisipasi atlet pelajar di SEA Games tidak hanya berorientasi pada pencapaian jangka pendek, tetapi harus menjadi bagian dari pembinaan jangka panjang. Dengan pembinaan yang konsisten dan terarah, atlet pelajar diharapkan mampu berkembang menjadi atlet elite yang siap bersaing di ajang internasional.
Menurutnya, usia muda merupakan fase penting dalam pembentukan karakter, mental juara, serta disiplin latihan. Oleh karena itu, pembinaan atlet pelajar perlu didukung dengan sistem yang berkelanjutan, termasuk dukungan pendidikan, pelatihan berkualitas, dan pendampingan yang memadai.
Wamenpora juga menekankan pentingnya sinergi antara sekolah, pelatih, federasi olahraga, dan pemerintah dalam menciptakan ekosistem pembinaan atlet pelajar yang kuat. Kolaborasi tersebut dinilai krusial agar atlet dapat berkembang tanpa mengorbankan aspek pendidikan.
Pemerintah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memperkuat jalur pembinaan atlet usia dini sebagai investasi jangka panjang prestasi olahraga nasional. Atlet pelajar yang berprestasi di level regional diharapkan mampu menjadi tulang punggung kontingen Indonesia di ajang Asian Games hingga Olimpiade.











