Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah dan Unhan RI Perkuat Kerja Sama, Sinergikan Sains, Ketahanan Pangan, dan Mitigasi Bencana Gubernur Khofifah Usulkan Penguatan Kebijakan LP2B, Pastikan Ketahanan Pangan dan Industrialisasi Berjalan Beriringan Penanganan RTLH Jadi Prioritas, Gubernur Khofifah Maksimalkan Sinergi dan Verifikasi Penerima BSPS di Jatim Gubernur Khofifah Perkuat Transformasi Kawasan Kumuh melalui Permata Jatim, Sikawanku Jadi Basis Data dan Pengambilan Kebijakan Riset Stem Cell dan Kanker Terus Berkembang, Gubernur Khofifah Dorong Jawa Timur Bangun Ekosistem Inovasi Kesehatan Terintegrasi Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan

Hukum & Kriminal

Ketua DPR RI Kutuk Keras Penyerangan KKB di Yahukimo yang Tewaskan Guru Papua

badge-check


Ketua DPR RI Kutuk Keras Penyerangan KKB di Yahukimo yang Tewaskan Guru Papua Perbesar

Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani mengutuk keras penyerangan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua, yang menewaskan seorang guru dan melukai sejumlah tenaga kesehatan.

Peristiwa yang terjadi pada Jumat (21/3/2025) ini disebutnya sebagai pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang menghambat pembangunan di Papua.

“Dukacita mendalam saya sampaikan atas gugurnya guru di Papua akibat aksi tidak manusiawi ini. Serangan terhadap warga sipil, apalagi tenaga pendidik dan medis, adalah kejahatan kemanusiaan,” tegas Puan dalam keterangan resmi, Selasa (25/3/2025).

Korban tewas diidentifikasi sebagai Rosalia Rerek Sogen (29), guru sekolah dasar di Yahukimo. Sedikitnya 7 orang lainnya—guru dan tenaga kesehatan—mengalami luka berat-ringan. KKB juga membakar sejumlah rumah dan sekolah. Klaim bertanggung jawab datang dari Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), meski data korban masih simpang siur (1 tewas vs 6-7 korban).

“Kami minta pemerintah memberikan kejelasan rinci soal korban dan penanganan pascaserangan,” imbuh Puan.

Sebanyak 46 guru dan tenaga kesehatan telah dievakuasi ke Wamena dan Sentani pada Sabtu (22/3). Puan mendesak peningkatan pengamanan di daerah rawan konflik oleh TNI/Polri, serta pendekatan holistik lewat kombinasikan keamanan dengan program pemberdayaan masyarakat, juga dukungan psikososial untuk korban selamat dan keluarga korban tewas.

“Negara wajib menjamin keamanan warga, terutama di lokasi strategis seperti sekolah dan puskesmas,” tegasnya.

Puan menegaskan, masyarakat Papua berhak hidup tanpa ketakutan. Ia mendorong semua pihak mendukung perdamaian dan pembangunan berkelanjutan.

“Insiden ini harus jadi momentum memperkuat komitmen menciptakan Papua yang aman dan sejahtera,” tutup cucu Proklamator Bung Karno tersebut.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Usulkan Penguatan Kebijakan LP2B, Pastikan Ketahanan Pangan dan Industrialisasi Berjalan Beriringan

15 September 2026 - 10:27 WIB

Perkuat Ekonomi dan Produktivitas Masyarakat, Gubernur Khofifah Tekankan Optimalisasi P-APBD 2026

4 September 2026 - 11:54 WIB

Kabiro Adpim Jatim: Humas Pemerintah Tak Cukup Menyampaikan Informasi, Harus Membangun Kepercayaan Publik

21 August 2026 - 04:09 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan