Menu

Dark Mode
Gelar Pasar Murah di Ngawi, Gubernur Khofifah Perkuat Upaya Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga Pangan Film Animasi Garuda di Dadaku Bawa Pesan Positif tentang Kebersamaan dan Nasionalisme Indonesia Tingkatkan Kolaborasi Internasional Bersama Eurasia untuk Mendukung Infrastruktur Rendah Emisi dan Berkelanjutan Menaker Dorong Peningkatan Kompetensi SDM dan Tata Kelola untuk Mendukung Ekosistem Ketenagakerjaan yang Adaptif Bappenas dan GGGI Perkuat Kemitraan Pembangunan Hijau melalui Peluncuran Green Indonesia Future Initiative Tinjau SMAN 4 dan SMKN 1 Madiun, Gubernur Khofifah Cek Langsung Pelaksanaan Verifikasi SPMB

Politik & Pemerintahan

Penertiban Lahan dan Tambang Ilegal Ditegaskan Presiden di WEF

badge-check


Penertiban Lahan dan Tambang Ilegal Ditegaskan Presiden di WEF Perbesar

Presiden Republik Indonesia menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam penegakan hukum serta perlindungan sumber daya alam nasional saat menyampaikan pandangan dalam forum World Economic Forum (WEF). Presiden mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengambil tindakan tegas dengan menyita sekitar 5 juta hektare lahan yang dikuasai secara ilegal serta menghentikan operasional lebih dari 1.000 tambang tanpa izin.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pembenahan tata kelola sektor lahan dan pertambangan agar pemanfaatan sumber daya alam berjalan sesuai aturan, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan nasional. Presiden menegaskan bahwa praktik penguasaan lahan dan pertambangan ilegal tidak hanya menimbulkan kerugian ekonomi bagi negara, tetapi juga memberikan dampak serius terhadap lingkungan serta kehidupan masyarakat.

Dalam forum internasional itu, Presiden menekankan bahwa penegakan hukum di sektor sumber daya alam menjadi salah satu prioritas utama pemerintah. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan kepastian hukum, meningkatkan kepercayaan investor, serta mendukung pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan.

Pemerintah menyatakan akan terus melakukan pengawasan secara ketat disertai penindakan tegas terhadap setiap pelanggaran hukum di sektor lahan dan pertambangan. Selain itu, upaya pemulihan lingkungan serta penataan kembali kawasan terdampak juga menjadi bagian penting dari kebijakan yang dijalankan.

Melalui langkah-langkah tersebut, Presiden berharap Indonesia dapat menunjukkan keseriusannya dalam menjaga kelestarian lingkungan, memperkuat tata kelola sumber daya alam, serta berperan aktif dalam agenda global pembangunan berkelanjutan.

Sumber: Infopublik.id

Baca Lainnya

Presiden Perkuat Konsolidasi Nasional Lewat Program MBG untuk Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045

4 June 2026 - 01:09 WIB

Reformasi Tata Kelola dan Kultur Kerja Jadi Faktor Utama Kenaikan Indeks RB Kemenpora

3 June 2026 - 04:32 WIB

Pemerintah Percepat Hilirisasi dan Penguatan Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

2 June 2026 - 05:52 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan