Menu

Dark Mode
Kemenhut dan Ford Foundation Dukung Pengakuan Hak Masyarakat Adat Pemerintah Perkuat Peran Sekolah Rakyat dalam Pemberdayaan Kemnaker Dorong Perlindungan Pekerja lewat Diskon Iuran 50 Persen Penguatan Kapasitas Perempuan Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional Gubernur Khofifah Dorong Perdagangan Global, Misi Dagang Jatim-Malaysia Tembus Rp15,25 Triliun Kemenpora Cetak Penggerak Olahraga untuk Masyarakat Sehat

Politik & Pemerintahan

Penertiban Lahan dan Tambang Ilegal Ditegaskan Presiden di WEF

badge-check


Penertiban Lahan dan Tambang Ilegal Ditegaskan Presiden di WEF Perbesar

Presiden Republik Indonesia menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam penegakan hukum serta perlindungan sumber daya alam nasional saat menyampaikan pandangan dalam forum World Economic Forum (WEF). Presiden mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengambil tindakan tegas dengan menyita sekitar 5 juta hektare lahan yang dikuasai secara ilegal serta menghentikan operasional lebih dari 1.000 tambang tanpa izin.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pembenahan tata kelola sektor lahan dan pertambangan agar pemanfaatan sumber daya alam berjalan sesuai aturan, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan nasional. Presiden menegaskan bahwa praktik penguasaan lahan dan pertambangan ilegal tidak hanya menimbulkan kerugian ekonomi bagi negara, tetapi juga memberikan dampak serius terhadap lingkungan serta kehidupan masyarakat.

Dalam forum internasional itu, Presiden menekankan bahwa penegakan hukum di sektor sumber daya alam menjadi salah satu prioritas utama pemerintah. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan kepastian hukum, meningkatkan kepercayaan investor, serta mendukung pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan.

Pemerintah menyatakan akan terus melakukan pengawasan secara ketat disertai penindakan tegas terhadap setiap pelanggaran hukum di sektor lahan dan pertambangan. Selain itu, upaya pemulihan lingkungan serta penataan kembali kawasan terdampak juga menjadi bagian penting dari kebijakan yang dijalankan.

Melalui langkah-langkah tersebut, Presiden berharap Indonesia dapat menunjukkan keseriusannya dalam menjaga kelestarian lingkungan, memperkuat tata kelola sumber daya alam, serta berperan aktif dalam agenda global pembangunan berkelanjutan.

Sumber: Infopublik.id

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Jajaki Kerja Sama Jatim–Saudi Arabia, Fokus Ekonomi, Wisata dan Pendidikan

28 April 2026 - 01:56 WIB

Gubernur Khofifah Syukuri Prestasi Jatim di EPPD 2025, Bukti Sinergi Pemprov dan Daerah

27 April 2026 - 08:28 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Pemerataan Pembangunan melalui Sinergi Pusat-Daerah di Momentum Hari Otonomi Daerah 2026

25 April 2026 - 04:09 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan