Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Ingatkan Siswa Tidak Takut Melapor Jika Mengalami Kekerasan, Perundungan, maupun Kekerasan di Ruang Digital Gubernur Khofifah Sebut Majelis Sholawat Menjadi Ruang Memperkuat Ukhuwah, Kepedulian Sosial, dan Ikhtiar Batin Membangun Jawa Timur Khofifah Sebut Muslimat NU Berpotensi Menjadi Kekuatan Dakwah Digital Terbesar dengan Jejaring hingga Tingkat Desa Terima Peserta ADEM Papua 2026, Gubernur Khofifah Perkuat Komitmen Jawa Timur Membangun SDM Indonesia dari Sabang hingga Papua Sebanyak 2.436 Atlet Ramaikan Kejurnas Sepatu Roda Jatim Open I, Gubernur Khofifah Tekankan Sportivitas dan Pembinaan Berkelanjutan Gubernur Khofifah Apresiasi Penghargaan IDEAS 2026, Tegaskan Komunikasi Publik Harus Membangun Kepercayaan dan Partisipasi Masyarakat

Politik & Pemerintahan

Gubernur Khofifah Optimistis Sinergi KPID Jatim dan Pemda Perkuat Penyiaran Publik Jelang Piala Dunia 2026

badge-check


Gubernur Khofifah Optimistis Sinergi KPID Jatim dan Pemda Perkuat Penyiaran Publik Jelang Piala Dunia 2026 Perbesar

SURABAYA, 28 JANUARI 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan lembaga penyiaran dan pemerintah daerah untuk menyukseskan Kick Off Penyiaran Piala Dunia 2026 yang dimulai pada 1 Februari mendatang.

Ajakan itu disampaikan saat menerima jajaran KPID Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (27/1).

Gubernur Khofifah menilai perhelatan Piala Dunia 2026 menjadi momentum bersejarah karena hak siarnya di Indonesia dipercayakan kepada media milik pemerintah. Kondisi tersebut, menurutnya, harus dimanfaatkan secara maksimal agar masyarakat dapat menikmati pertandingan secara legal, berkualitas, dan merata hingga ke daerah. Lebih dari itu produk UMKM kita harapkan terdongkrak omsetnya.

“Pesan saya sinergi, sinergi, sinergi, utamanya di kabupaten/kota. Apa yang bisa kita sampaikan saat ini adalah penguatan jelang Kick Off Piala Dunia 2026 pada 1 Februari besok,” ujar Khofifah.

Ia menegaskan, KPID Jatim memiliki peran strategis sebagai penghubung antara pemegang hak siar, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota. Peran tersebut diperlukan untuk mengantisipasi potensi kendala teknis maupun regulasi, khususnya terkait penayangan di ruang publik.

“Sinergi ini diharapkan dapat meminimalisir kendala teknis maupun regulasi terkait penayangan di ruang publik, sehingga masyarakat dapat merasakan kemeriahan turnamen,” jelasnya.

Khofifah juga berharap ajang Piala Dunia 2026 dapat menjadi panggung bagi lembaga penyiaran untuk menunjukkan profesionalisme dalam menghadirkan tayangan yang informatif, menghibur, sekaligus edukatif. Ia optimistis kolaborasi antara Pemprov Jatim, KPID Jatim, TVRI, serta pemerintah daerah akan membuat pelaksanaan penyiaran berjalan kondusif.

“Semangat gotong royong antarlembaga ini menjadi kunci utama agar Jawa Timur tetap menjadi barometer nasional dalam penyelenggaraan penyiaran publik yang tertib, edukatif, dan penuh kegembiraan bagi seluruh pecinta sepak bola di tanah air,” ungkapnya.

Selain itu, Gubernur Khofifah juga mendorong KPID Jatim untuk memperkuat sinergi program dengan KPID di provinsi lain. Menurutnya, kolaborasi lintas wilayah akan memperkuat fungsi pengawasan dan literasi penyiaran di tengah derasnya arus informasi digital.

“Langkah strategis ini diharapkan dapat meminimalisir dampak negatif informasi hoaks serta memperkuat peran media konvensional sebagai referensi utama berita yang akurat dan terpercaya,” pungkasnya.

Ketua KPID Jatim, Royin Fauziana, menyatakan kesiapan KPID Jatim untuk mempublikasikan dan mensukseskan kick off Piala Dunia 2026.

“Alhamdulillah terima kasih kepada Gubernur Khofifah menerima kunjungan dan menerima laporan kinerja KPID Jatim 2025. Kami siap melakukan secara masif mempublikasikan dan mensukseskan kick off Piala Dunia 2026,” kata Royin.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Ketua KPID Jawa Timur Royin Fauziana, Wakil Ketua KPID Jawa Timur Khoirul Huda, serta jajaran anggota KPID Jawa Timur.

 

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah: Keberhasilan Birokrasi Diukur dari Manfaat Nyata yang Dirasakan Masyarakat melalui Pelayanan Publik Berkualitas

2 July 2026 - 10:54 WIB

Gubernur Khofifah Sebut Kepemimpinan Tidak Cukup Administratif, tetapi Harus Mampu Menginspirasi dan Membangun Kesadaran Masyarakat

26 June 2026 - 03:58 WIB

Buka Rakerprov KONI Jatim, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Pembinaan, Sport Science, Tata Kelola dan Jejaring Olahraga

24 June 2026 - 11:15 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan