Menu ✖

Dark Mode
Perkuat Sinergi Forkopimda, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Silaturahmi Harakiyah Bersama Kodam V/Brawijaya Libatkan 102 Perusahaan, Gubernur Khofifah Dorong Pencari Kerja Hadiri Job Fair Inklusif 2026 HIKAM Siapkan Apresiasi Kinerja Pengurus Daerah pada Haul ke-5 Abah Yai Djamal Biro Adpim Jatim dan DSC Siap Gelar Halaqah Santri Digital 2026 di Jombang Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Gubernur Khofifah Ajak Generasi Muda Kuatkan Empati dan Kegigihan Gubernur Khofifah Apresiasi Program SIKAP Jatim yang Sukses Sabet Penghargaan Inovasi Membangun Negeri

Ekonomi & Bisnis

Kemkomdigi Apresiasi Operator Seluler yang Terapkan Monitoring Berteknologi AI Selama Mudik Lebaran 2025

badge-check


Kemkomdigi Apresiasi Operator Seluler yang Terapkan Monitoring Berteknologi AI Selama Mudik Lebaran 2025 Perbesar

Jakarta – Penerapan pengawasan jaringan telekomunikaai yang menerapkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) seperti yang dilakukan Indosat Ooredoo Hutchison dengan merilis Digital Intelligence Operations Center (DIOC) diapresiasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi).

Terobosan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan (Quality of Experience atau QoE) telekomunikasi bagi masyarakat selama arus mudik Lebaran 2025.

“Hari ini saya sangat senang berada di kantor Indosat dan melihat langsung persiapan luar biasa yang dilakukan untuk memastikan kualitas pengalaman pelanggan selama mudik. Ini langkah konkret untuk mendukung tema mudik kita, yakni ‘Mudik Tenang dan Menyenangkan,’” ujar Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, dalam keterangannya terkait peluncuran DIOC di Jakarta, seperti dilansir pada Rabu (26/3/2025).

Nezar mengatakan, pengaplikasian DIOC dilakukan Indosat Ooredoo untuk memantau dan mengoptimalkan kualitas jaringan di sepanjang jalur mudik yang mencakup lebih dari 8.000 kilometer (km).

Teknologi ini juga diterapkan di titik-titik strategis seperti pelabuhan, stasiun, dan jalur utama arus mudik.

“Monitoring berbasis AI ini memungkinkan layanan jaringan yang lebih stabil dan cepat. Pelanggan dapat menikmati konektivitas yang andal, mulai dari H-5 hingga H+7 Lebaran,” jelasnya.

Menurut Nezar, Kemkomdigi telah mengoperasikan lima posko monitoring sebagai bagian dari upaya kolaboratif dengan operator seluler, termasuk Indosat Ooredoo, untuk memastikan layanan telekomunikasi berjalan optimal selama periode mudik.

Dengan adanya teknologi ini Indosat dinilai menjadi salah satu tolok ukur dalam pengembangan infrastruktur digital dan ekosistem telekomunikasi di Indonesia.

“Indosat menunjukkan kelincahan dalam mengadopsi teknologi AI dan berkolaborasi dengan mitra teknologi global. Hal ini memperkuat ekosistem digital nasional,” ungkap dia.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

“Kemkomdigi sangat mengapresiasi kontribusi Indosat dalam menyukseskan program ‘Mudik Tenang dan Menyenangkan’. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut untuk agenda-agenda penting lainnya,” pungkas Nezar Patria.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Dekatkan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau Bagi Masyarakat Pacitan

27 October 2026 - 01:53 WIB

Hasilkan Rp1,218 Triliun, Gubernur Khofifah Sebut Misi Dagang Jatim-Aceh Bukan Proses Instan

19 October 2026 - 12:43 WIB

Dorong Pertanian Berkelanjutan, Penemu Biosaka Beri Pelatihan Langsung kepada Wali Murid di Jombang

18 October 2026 - 02:27 WIB

Berita Populer di Berita