Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Sebut Munas-Konbes NU 2026 Jadi Forum Strategis Merumuskan Solusi Keagamaan dan Kebangsaan di Tengah Tantangan Zaman Gubernur Khofifah Sebut Ziarah Bersama Kapolri Jadi Momentum Menguatkan Semangat Nasionalisme, Toleransi, dan Persaudaraan Bangsa Gubernur Khofifah: Keluarga yang Tangguh Akan Melahirkan Generasi Berkarakter dan Menjadi Penopang Peradaban Bangsa DPR Setujui Pagu Indikatif Kementerian PU 2027, Prioritaskan Infrastruktur yang Langsung Menyentuh Masyarakat Pemerintah Perkuat Transparansi dan Integritas Pasar Modal untuk Tingkatkan Kepercayaan Investor Pemerintah Dorong Pengembangan SISKA untuk Tingkatkan Produksi Protein Hewani Nasional

Pendidikan

UNIPDU Tegaskan Komitmen Global Melalui Kuliah Tamu Bersama Akademisi Griffith University

badge-check


UNIPDU Tegaskan Komitmen Global Melalui Kuliah Tamu Bersama Akademisi Griffith University Perbesar

JOMBANG, — Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (UNIPDU) Jombang kembali memperkuat atmosfer akademik bertaraf internasional melalui kuliah tamu yang menghadirkan Dr. Samid Suliman, akademisi dari Griffith University, Queensland, Australia, sebagai dosen tamu. Kegiatan ini mengangkat tema “Beyond Borders: Living Together Amid Crisis and Complexity” dan berlangsung di Meeting Room 1 UNIPDU, Senin (13/10/2025).

Kuliah tamu tersebut dihadiri oleh Rektor UNIPDU, Dr. dr. HM. Zulfikar As’ad, MMR; Wakil Rektor Bidang Keuangan, SDM, dan Umum, Hj. Uswatun Qoyyimah, SS., M.Ed., Ph.D.; Ketua Pelaksana, Dr. H. Ahmad Fanani; serta dosen dan mahasiswa dari Program Studi Sastra Inggris dan Pendidikan Bahasa Inggris.

Dalam sambutannya, Rektor UNIPDU menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Dr. Samid Suliman. Ia berharap kegiatan ini dapat membuka cakrawala mahasiswa dalam memahami komunikasi lintas budaya sekaligus memberikan motivasi untuk melanjutkan studi ke luar negeri.

“Kehadiran Dr. Samid Suliman diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa tentang bagaimana proses belajar di Griffith University. Kami juga sangat bangga apabila ada lulusan UNIPDU yang nantinya dapat melanjutkan studi ke sana,” ujar Zulfikar.

Acara inti yang dipandu oleh moderator, Endang Sujiati, berlangsung interaktif. Dalam pemaparannya, Dr. Samid Suliman — yang sejak 2015 mengajar bidang Migration and Security di Griffith University dan sebelumnya menjadi dosen Political Science di Monash University — menekankan tiga pokok penting.

Pertama, intercultural communication is communication; komunikasi lintas budaya pada dasarnya adalah seni berkomunikasi yang menuntut kemampuan memahami perbedaan. Kedua, global crisis and failures of communication; banyak krisis global terjadi karena kegagalan komunikasi antarbangsa maupun antarmanusia. Ketiga, regional futures and setting exchange rates through communication; masa depan kawasan dan kerja sama antarnegara dapat dibentuk melalui pertukaran gagasan yang terbuka dan seimbang.

Sesi tanya jawab yang digelar setelah pemaparan berlangsung hangat. Para mahasiswa antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar tantangan komunikasi global dan peluang studi internasional. Sebagai bentuk apresiasi, Dr. Samid Suliman bersama Rektor UNIPDU memberikan hadiah kepada mahasiswa yang aktif berpartisipasi dalam diskusi.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta. Melalui kegiatan ini, UNIPDU menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring akademik internasional dan menyiapkan mahasiswa menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Baca Lainnya

Khofifah Ajak Alumni FH UNAIR Tingkatkan Pengabdian bagi Almamater, Bangsa, dan Negara

14 June 2026 - 03:23 WIB

PT. Nusatama Dukung STIKES Bahrul Ulum melalui Implementasi Website Company Profile dan CBT

19 May 2026 - 03:21 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Hardiknas di Grahadi, Tampilkan Generasi Unggul dan Berdaya Saing Global

4 May 2026 - 13:08 WIB

Berita Populer di Pendidikan