Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Serahkan Bantuan dan Voucher Belanja bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Peta LSD yang Akurat, Upaya ATR/BPN Lindungi Lahan Sawah Strategis WFA ASN, Pelayanan Publik Pertanahan Tetap Optimal Gubernur Khofifah Ajak Generasi Muda Kenali Khazanah Keilmuan Islam BPKH Hadirkan Nilai Sosial Dana Haji Melalui Bantuan Sembako Ramadan Kemendagri Ajak Daerah Perkuat Ketersediaan Layanan Imunisasi di Puskesmas dan Posyandu

Ekonomi & Bisnis

Jelang 10 November, Kemensos Usulkan 40 Nama untuk Gelar Pahlawan Nasional

badge-check


Jelang 10 November, Kemensos Usulkan 40 Nama untuk Gelar Pahlawan Nasional Perbesar

Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) mengusulkan sejumlah 40 nama tokoh untuk mendapat gelar pahlawan nasional dalam Peringatan Hari Pahlawan 10 November mendatang, termasuk aktivis buruh perempuan asal Nganjuk, Jawa Timur, Marsinah.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyerahkan berkas usulan tersebut kepada Menteri Kebudayaan sekaligus Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) Fadli Zon di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Selasa siang.

“Usulan ini berupa nama-nama yang telah dibahas selama beberapa tahun terakhir. Ada yang memenuhi syarat sejak lima atau enam tahun lalu, dan ada pula yang baru diputuskan tahun ini. Di antaranya Presiden Soeharto, Presiden Abdurrahman Wahid, dan juga Marsinah,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf, setelah menyerahkan berkas usulan tersebut kepada Menteri Kebudayaan sekaligus Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) Fadli Zon di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Selasa (21/10/2025).

Proses pengusulan nama pahlawan nasional itu berawal dari masyarakat melalui Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD).

Menurut Saifullah, dari hasil pembahasan di tingkat daerah dan ditandatangani bupati atau wali kota maka dokumen diteruskan ke gubernur dan kemudian diterima Kementerian Sosial untuk dikaji lebih lanjut. “Kami melakukan pengkajian bersama tim TP2GP. Hasil kajian tersebut hari ini saya teruskan kepada Pak Fadli Zon selaku Ketua Dewan Gelar. Selanjutnya akan dibahas sepenuhnya oleh dewan dan hasilnya kita tunggu bersama,” ujarnya.

Selain Marsinah, Presiden RI ke-2 Soeharto, dan Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), tokoh lain yang diusulkan antara lain ulama asal Bangkalan, Syaikhona Muhammad Kholil; Rais Aam PBNU KH Bisri Syansuri; KH Muhammad Yusuf Hasyim dari Tebuireng, Jombang; Jenderal TNI (Purn) M. Jusuf dari Sulawesi Selatan; serta Jenderal TNI (Purn) Ali Sadikin dari Jakarta (mantan Gubernur Jakarta).

Baca Lainnya

Peta LSD yang Akurat, Upaya ATR/BPN Lindungi Lahan Sawah Strategis

12 March 2026 - 07:08 WIB

BPKH Hadirkan Nilai Sosial Dana Haji Melalui Bantuan Sembako Ramadan

12 March 2026 - 04:35 WIB

Gubernur Khofifah Sebut Posko THR Jadi Sarana Konsultasi dan Mediasi Pekerja

11 March 2026 - 12:50 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis