Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Dorong Perdagangan Global, Misi Dagang Jatim-Malaysia Tembus Rp15,25 Triliun Kemenpora Cetak Penggerak Olahraga untuk Masyarakat Sehat Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Posyandu sebagai Pilar Pembangunan Berbasis Komunitas Kebijakan Bonus Prestasi Dinilai Mampu Dongkrak Taraf Hidup Atlet Indonesia Generasi Muda Harus Siap Kuasai Kebijakan Publik di Tengah Pesatnya Perkembangan Teknologi AI Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik Dihapus, Pemerintah Perkuat Ketahanan Industri Nasional

Daerah

Gubernur Khofifah: Dari Rumah Tak Layak Jadi Rumah Harapan, Wujud Ikhtiar Hadirkan Hunian Berkeadilan

badge-check


Gubernur Khofifah: Dari Rumah Tak Layak Jadi Rumah Harapan, Wujud Ikhtiar Hadirkan Hunian Berkeadilan Perbesar

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau dua unit rumah warga di Desa Pace Kulon, Nganjuk (23/10) yang telah selesai direnovasi melalui program Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) hasil kolaborasi Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya. 

Dua rumah tersebut milik Suyitno dan Mujiati, yang kini bisa menempati hunian baru mereka setelah sebelumnya tinggal di rumah tidak layak huni.

Dalam kunjungannya, Gubernur Khofifah didampingi Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dan Wakil Bupati Trihandy Cahya Saputro. Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Jatim memastikan program Rutilahu benar-benar memberikan manfaat nyata dan tempat tinggal yahg layak bagi masyarakat.

“Ini adalah program Rutilahu, rumah yang tidak layak huni menjadi rumah tinggal layak huni. Di sini kerja sama antara Pemprov Jatim dengan Kodam V/Brawijaya,” ujar Khofifah.

Tidak hanya kedua unit rumah tersebut, Gubernur Khofifah memastikan bahwa total terdapat 158 unit rumah yang 100 persen telah selesai direnovasi melalui program Rutilahu. 

Program Rutilahu, menurut Khofifah, tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan seperti atap, lantai, dan dinding, tetapi juga memperhatikan sanitasi dan keamanan bangunan agar penghuni dapat hidup lebih sehat dan nyaman. 

Kolaborasi antara Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya ini menargetkan 1.900 unit rumah tersebar di 12 kabupaten/kota di Jawa Timur. Melalui koordinasi Pangdam V/Brawijaya dengan para Dandim, dilakukan identifikasi rumah-rumah warga yang memenuhi kriteria penerima bantuan.

"Saya sampaikan juga kepada Pak Bupati, jika masih ada yang diajukan, tahun depan program ini tetap ada kerjasama antara Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya. Selanjutnya bisa disisir di tempat lain dan ada rumah tinggal belum layak huni menjadi rumah tinggal layak huni," tuturnya. 

"Terima kasih atas kolaborasi dari semua pihak utamanya Kodam V/Brawijaya dan Pemkab Nganjuk. Semoga ikhtiar bersama ini akan bisa memenuhi kebutuhan hunian yang layak, sehat, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat," pungkasnya. 

Kebahagiaan terpancar dari wajah para penerima manfaat. Suyitno, penjual kue keliling, mengaku tak menyangka rumahnya akan direnovasi. Ucapan terima kasih pun disampaikannya atas kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemkab Nganjuk. 

"Saya tidak menyangka dapat bantuan rutilahu. Terima kasih sekarang rumah saya sudah layak huni dan tidak bocor saat hujan," ungkapnya. 

Sementara Mujiati, seorang ibu rumah tangga, menceritakan bahwa sebelum dibenahi, dinding rumahnya hampir roboh dan lantainya masih tanah.

"Sekarang rumah saya sudah layak huni alhamdulilah bersyukur sekali karena kalau disuruh bangun rumah tidak mampu. Terima kasih pemerintah provinsi dan Pemkab Nganjuk," pungkasnya.

 

Baca Lainnya

Kemenpora Cetak Penggerak Olahraga untuk Masyarakat Sehat

29 April 2026 - 03:01 WIB

Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Posyandu sebagai Pilar Pembangunan Berbasis Komunitas

29 April 2026 - 02:22 WIB

Kebijakan Bonus Prestasi Dinilai Mampu Dongkrak Taraf Hidup Atlet Indonesia

29 April 2026 - 02:15 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya