Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Pastikan 453 Ribu Dosis Vaksin PMK Didistribusikan ke Seluruh Daerah demi Ketahanan Peternakan Jatim Sekjen Kemkomdigi: Agentic AI Strategis untuk Kebijakan Publik Presisi TKA 2026 Jadi Instrumen Evaluasi Pendidikan Dasar Menko Pangan Soroti Peran Energi dalam Ketahanan Pangan Pemerintah Perkuat Peran Industri Lokal di Sektor Semikonduktor Momentum Koreksi IHSG untuk Perkuat Pasar Modal Indonesia

Berita

Gubernur Khofifah Apresiasi Sinergi 38 Kabupaten/Kota dan BPH Migas, Pastikan Rekomendasi BBM Bersubsidi via XStar 2026 Sesuai Regulasi Hilir Energi Nasional

badge-check


Gubernur Khofifah Apresiasi Sinergi 38 Kabupaten/Kota dan BPH Migas, Pastikan Rekomendasi BBM Bersubsidi via XStar 2026 Sesuai Regulasi Hilir Energi Nasional Perbesar

SURABAYA, 4 JANUARI  2026 – Mengawali tahun 2026, kami mensyukuri berbagai capaian kerja Pemprov Jatim bahwa di ujung  akhir tahun 2025, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menorehkan capaian positif di sektor energi dengan menerima penghargaan dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). 

Penghargaan tersebut diberikan atas peran aktif Pemprov Jatim dalam penerbitan Surat Rekomendasi pembelian Jenis BBM Tertentu (JBT) dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) melalui Aplikasi XStar BPH Migas.

Penghargaan diterima langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang diwakilkan oleh Kepala Dinas ESDM Jatim Aris Mukiyono pada acara Apresiasi BPH Migas 2025 di Ballroom Puri Agung, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (30/12) malam.

Khofifah menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan BPH Migas. Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil dari sinergi kuat antara Pemprov Jatim, BPH Migas, serta pemerintah kabupaten dan kota se-Jawa Timur dalam memastikan kebijakan energi nasional berjalan optimal di daerah.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur atas komitmen dan kerja samanya dalam implementasi Aplikasi XStar BPH Migas. Penghargaan ini menjadi momentum bagi kami untuk terus memperkuat pengawasan dan tata kelola penyaluran BBM bersubsidi agar benar-benar tepat guna dan tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat yang berhak menerima," ujarnya. 

Lebih lanjut ia menyebutkan, Jatim merupakan provinsi dengan aktivitas ekonomi dan sektor produktif yang tinggi, sehingga kebutuhan energi yang dibutuhkan pun sangat besar.

Pada tahun 2025 misalnya, BPH Migas menetapkan kuota BBM untuk Jatim sebesar 2.715.689 kiloliter (KL) untuk Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) dan 4.358.878 KL untuk Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP). Hingga saat ini, realisasi penyaluran tercatat 2.240.737 KL untuk JBT dan 3.212.481 KL untuk JBKP.

Menururnya, kebutuhan BBM yang sangat tinggi ini harus diimbangi dengan pengelolaan dan pengawasan yang cermat agar penyalurannya tetap akuntabel dan tidak melenceng dari sasaran.

Salah satu tata kelola yang dibangun adalah dengan mendorong digitalisasi penerbitan Surat Rekomendasi pembelian BBM bersubsidi melalui Aplikasi XStar BPH Migas. 

Implementasi sistem digital ini dilakukan melalui koordinasi intensif, pendampingan teknis, serta tindak lanjut berkelanjutan kepada pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Jawa Timur.

"Melalui penguatan pengawasan dan pemanfaatan sistem digital, kami ingin memastikan penyaluran BBM bersubsidi tidak melenceng dari sasaran. Dengan tata kelola yang akuntabel, subsidi energi dapat benar-benar memberikan keadilan dan manfaat bagi masyarakat,” katanya. 

Selain pemanfatan sistem digital, Khofifah menegaskan, sinergi antara Pemprov Jatim dan BPH Migas menjadi kunci dalam menjaga ketersediaan BBM bersubsidi bagi petani, nelayan, serta sektor-sektor sosial lainnya. 

Selain itu, sinkronisasi kebijakan antara pemerintah provinsi dan 38 pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Timur juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan penerapan Aplikasi XStar secara menyeluruh.

"Sinergi lintas level pemerintahan ini memastikan keamanan pasokan, keandalan stok, serta transparansi penyaluran BBM bersubsidi di seluruh wilayah Jawa Timur, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara adil oleh masyarakat yang berhak," ucapnya

Di akhir, ia kembali menegaskan komitmen Jatim dalam mendukung kebijakan nasional di sektor energi, khususnya dalam pengawasan penyediaan dan pendistribusian BBM serta pengangkutan gas bumi di sektor hilir.

"Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berkomitmen mendukung program ketahanan energi nasional melalui penguatan pengawasan penyediaan dan pendistribusian BBM serta pengangkutan gas bumi di sektor hilir. Dengan tata kelola yang akuntabel dan sinergi lintas level pemerintahan, kami memastikan ketersediaan energi yang berkeadilan bagi masyarakat,” pungkasnya. 

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Optimistis Sinergi KPID Jatim dan Pemda Perkuat Penyiaran Publik Jelang Piala Dunia 2026

28 January 2026 - 08:13 WIB

Penertiban Lahan dan Tambang Ilegal Ditegaskan Presiden di WEF

23 January 2026 - 03:44 WIB

Gubernur Khofifah: MoU Lintas Lembaga Jadi Fondasi Kepastian Hukum dan Perlindungan Keluarga di Jawa Timur

22 January 2026 - 10:21 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan