Jakarta — Pemerintah memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi guna mempercepat proses pendaftaran bidang tanah di seluruh Indonesia. Langkah ini diambil sebagai upaya memperluas cakupan pendaftaran tanah sekaligus meningkatkan akurasi data pertanahan nasional.
Pelibatan perguruan tinggi dinilai strategis karena dapat mendukung ketersediaan sumber daya manusia terlatih, khususnya di bidang pengukuran, pemetaan, dan pengolahan data pertanahan. Mahasiswa dan akademisi diharapkan dapat berkontribusi langsung dalam kegiatan teknis pendaftaran tanah melalui skema kerja sama yang terstruktur.
Pemerintah menilai percepatan pendaftaran tanah menjadi bagian penting dalam menciptakan kepastian hukum atas kepemilikan lahan. Dengan data pertanahan yang lengkap dan valid, potensi sengketa dapat diminimalkan, sekaligus mendukung perencanaan pembangunan yang lebih tertata.
Selain mempercepat proses, kolaborasi ini juga diarahkan untuk mendorong pemanfaatan teknologi dan inovasi dari kalangan akademik. Digitalisasi data, pemetaan berbasis teknologi, serta peningkatan kualitas basis data pertanahan menjadi fokus utama kerja sama tersebut.
Melalui sinergi pemerintah dan perguruan tinggi, percepatan pendaftaran bidang tanah diharapkan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Pemerintah optimistis langkah ini dapat mendukung reformasi agraria sekaligus meningkatkan pelayanan publik di sektor pertanahan.











