Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Pastikan 453 Ribu Dosis Vaksin PMK Didistribusikan ke Seluruh Daerah demi Ketahanan Peternakan Jatim Sekjen Kemkomdigi: Agentic AI Strategis untuk Kebijakan Publik Presisi TKA 2026 Jadi Instrumen Evaluasi Pendidikan Dasar Menko Pangan Soroti Peran Energi dalam Ketahanan Pangan Pemerintah Perkuat Peran Industri Lokal di Sektor Semikonduktor Momentum Koreksi IHSG untuk Perkuat Pasar Modal Indonesia

Sosial & Budaya

Gubernur Khofifah Percepat Pemulihan Infrastruktur Irigasi Situbondo untuk Lindungi Ribuan Hektare Lahan Pertanian

badge-check


Gubernur Khofifah Percepat Pemulihan Infrastruktur Irigasi Situbondo untuk Lindungi Ribuan Hektare Lahan Pertanian Perbesar

SURABAYA, 25 JANUARI 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa merespons  cepat penanganan pascabanjir Situbondo dengan menginstruksikan jajarannya agar segera melakukan perbaikan saluran irigasi yang mengairi sawah delapan desa di Kabupaten Situbondo pascabanjir yang terjadi pada 21 Januari 2026.

Khofifah menegaskan, langkah ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam merespons cepat dampak bencana, khususnya pada infrastruktur pengairan yang berpengaruh langsung terhadap keberlangsungan sektor pertanian dan ketahanan pangan masyarakat.

“Perbaikan irigasi ini kami pastikan segera diselesaikan dalam tiga hari ini  agar aliran air ke lahan pertanian kembali normal dan aktivitas petani tidak terganggu,” ujar Khofifah di Surabaya, Minggu (25/1).

Ia menjelaskan, proses perbaikan irigasi diperkirakan berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 Januari 2026. Perbaikan tersebut ditujukan untuk memulihkan suplai air ke lahan pertanian seluas 1.336 hektare yang tersebar di delapan desa, yakni Desa Gunung Putri, Selomukti, Trebungan, Sumberpinang, Mlandingan, Selowogo, Bungatan, dan Pasir Putih.

“Dalam pelaksanaannya, kami menurunkan 31 personel, didukung 1 unit ekskavator standar, 2 unit self loader, 1 unit truck crane, 2 unit dump truck, 12 lonjor pipa diameter 20 inch, serta 400 lembar sandbag untuk memperkuat struktur sementara dan mencegah kerusakan lanjutan,” jelasnya.

Sebagai informasi, banjir yang melanda Kabupaten Situbondo beberapa waktu lalu mengakibatkan kerusakan saluran irigasi sepanjang kurang lebih 15 meter dan menyebabkan terputusnya suplai air ke lahan pertanian di delapan desa tersebut.

Sebagai langkah penanganan darurat, Pemprov Jatim sebelumnya telah melakukan pemasangan pipa sepanjang enam meter dengan diameter 20 inci sebanyak 12 buah, sehingga fungsi saluran irigasi dapat kembali berjalan sementara.

Selain perbaikan irigasi, Gubernur Khofifah juga mengarahkan tim teknis untuk melakukan penanganan lanjutan berupa normalisasi Sungai Lobawang. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi guna mengurangi risiko terjadinya banjir susulan di wilayah tersebut.

“Normalisasi Sungai Lobawang akan menjadi bagian dari langkah lanjutan agar kapasitas sungai meningkat dan potensi banjir ke depan bisa ditekan. Ini adalah ikhtiar bersama untuk melindungi masyarakat dan menjaga keberlanjutan pertanian,” pungkasnya.

 

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Pastikan 453 Ribu Dosis Vaksin PMK Didistribusikan ke Seluruh Daerah demi Ketahanan Peternakan Jatim

29 January 2026 - 09:47 WIB

Sekjen Kemkomdigi: Agentic AI Strategis untuk Kebijakan Publik Presisi

29 January 2026 - 06:49 WIB

Gubernur Khofifah Tegaskan Peran Strategis Pendidikan Global melalui Kolaborasi dengan Universiti Malaya

28 January 2026 - 01:27 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya